Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

4,5 Ton Gunungan Melon Warnai Festival Melon Perdana Di Desa Klotok Plumpang Tuban.

badge-check


					4,5 Ton Gunungan Melon Warnai Festival Melon Perdana Di Desa Klotok Plumpang Tuban. Perbesar

Tuban, RepublikNews.

Sebagai wujud rasa syukur atas panen melon yang diperoleh, para petani yang tergabung dalam Komunitas Petani Melon menggelar Festival Melon 2019, Sabtu (11/05/2019) sore. Berlokasi di lapangan desa Klotok, Plumpang, sebanyak 4,5 ton melon disusun menjadi gunungan besar untuk selanjutnya dibagikan gratis kepada warga yang hadir.

Rangkaian acara Festival Melon 2019 dimulai pagi hari diawali dengan panen melon bersama Gubernur Jatim, Bupati Tuban, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim dan Kabupaten Tuban serta sejumlah pejabat lainnya.

Camat Plumpang, Saefiyudin, S.STP, M.AP., menyampaikan rasa syukur atas panen yang diperoleh masyarakatnya. Festival melon yang baru pertama kali digelar ini dimaksudkan untuk memperkenalkan potensi buah melon di kecamatan Plumpang.

“Alhamdulillah, kecamatan Plumpang telah berhasil menjadi pilot project Kabupaten Tuban kaitannya dengan budidaya dan pertanian melon. Meski demikian, kami akan tetap mengevaluasi apa-apa saja yang perlu dibenahi,” ungkapnya.

Saefiyudin menyatakan buah melon kecamatan Plumpang memiliki keunggulan yaitu manis, renyah, dan segar. “Bahkan melon Plumpang dijual hingga ke Singapura berkat bantuan pengepul,” imbuhnya.

Kedepannya, Festival Melon ini akan dicanangkan menjadi agenda tahunan. Pemerintah Kecamatan Plumpang juga telah berkoordinasi dengan pemeritah desa di wilayah Plumpang bagian selatan, diantaranya Magersari, Klotok, Kedungsoko, dan Bandungrejo.

Camat Plumpang juga menyampaikan terima kasih kepada gubernur Jatim atas kesempatan yang diberikan kepada petani melon untuk meningkatkan kualitas petani dan mengembangkan varietas melon di Kecamatan Plumpang.

Sementara itu, perwakilan Komunitas Petani Melon, Suhartoyo menerangkan bahwa gunungan melon merupakan iuran dari petani melon di empat desa. Iuran melon yang terkumpul hingga 4,5 ton tersebut disusun menjadi 1 gunungan raksasa dan 4 gunungan kecil.

Sebelumnya, pada acara panen melon, Gubernur Jatim mengajak perwakilan petani melon Plumpang untuk mengikuti panen melon prima di Sidoarjo pekan depan. Melon prima itu sendiri merupakan hasil pengelolaan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim yang memiliki kualitas ekspor.

Rangkaian Festival Melon ditutup dengan Lomba Musik Tongklek yang pesertanya berasal dari Kabupaten Tuban, Bojonegoro dan Lamongan. Para peserta akan berlomba memperebutkan piala dan uang pembinaan.(@nt).

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!