Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

Proyek Pembangunan “Rabat Beton” Desa Baturetno Dampit Layak Di Pertanyakan…

badge-check


					Proyek Pembangunan “Rabat Beton” Desa Baturetno Dampit Layak Di Pertanyakan… Perbesar

Malang, RepublikNews – Pembangunan Jalan Rabat Beton di Dusun Panggung sari RT 16 RW O4 Desa Baturetno Kecamatan Dampit Kabupaten Malang patut di pertanyakan. Pasalnya Dana Desa (DD) yang harusnya di peruntunkan untuk membangun kewenangan Aset milik Desa yang bersifat padat karya demi kelangsungan perekonomian warga Desa setempat Kok malah dibangun di wilayah milik ruas jalan Kabupaten.

Pekerjaanya di mulai Kamis 16 januari 2020 Menuai tanda tanya, salah satu warga setempat inisial (N) menyampaikan Pembangunan anggaran senilai Rp. 232,838,500 Tahun 2019 Yang harusnya di kerjakan tahun 2019 kok malah di bangunkan di tahun 2020 Kan aneh ya mas,” ungkapnya kepada awak media .

Dalam keterangannya, bahan campuran untuk pembangunan meragujan, standar SNI ukuran Campuran Rabat beton kan 1 semen, 2 Pasir, 3 koral ini kok malah 1semen, 4 koral, 4 Pasir Kualitasnya dan mutunya apa tidak di ragukan Kalo tidak sesuai SNI,”ungkap kepada media”.

“padahal ini wilayah Jalan Kabupaten yang di lalui ramai pengendara, Kabupaten PU Bina Marga aja pengecoran pakek Setandart SNI 1 Semen, 2 Pasir, 3 Koral, ini kok Pembangunan dana Desa tidak sesuai SNI apakah kualitasnya tidak di ragukan,” jelas N dalam keterangannya kepada Media.

Sementara itu Sukirno kepala Desa Baturetno saat di konfirmasi menyampaikan,”Saya hanya meneruskan Rancangan anggaran Pembangunan (RAB) kepala desa yang dulu mas, Yang Saat itu Dulunya PJ nya masih Pak Sugeng dan sekarang dinas di kecamatan Sekarang, papar Kades.

“Saya bertanggung jawab mas dengan pembangunan ini dengan Kualitas Rabat beton walau sampai 5 tahun pun tidak akan rusak,” ungkap kades kepada media.

Lebih lanjut, PJ lama Sugeng di kantor Kecamatan menyampaikan,” saya tidak tau menahu masalah itu dan saya tidak mengarahkan campuran rabat beton yang pakek 1 semen, 4 Koral, 4 Pasir. Jangankan itu… Titik Rabat beton dan anggaranya pun saya tidak tau menahu,”kata Sugeng Kepada media. (tim/cah)

Baca Lainnya

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Proyek Pengurukan Lahan di Puri -Mojokerto Tanpa Penanggung Jawab dan K3, Urugan Diduga Tambang Ilegal

15 Desember 2025 - 15:43 WIB

Pencairan Asuransi Jiwa Tanpa Sepengetahuan Debitur, BTN Cabang Mojokerto Diduga Lakukan Maladministrasi

14 November 2025 - 19:11 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!