Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Tak Ada Bidan Desa “Di Keluhkan Masyarakat” Pekon Batu Api Kecamatan Pagardewa Mengeluh

badge-check


					Tak Ada Bidan Desa “Di Keluhkan Masyarakat” Pekon Batu Api Kecamatan Pagardewa Mengeluh Perbesar

Lampung Barat, RepublikNews – Puskesmas sebagai pusat kesehatan menjadi tulang punggung layanan kesehatan masyarakat desa, sehingga sudah seharusnya setiap pekon (desa) memiliki bidan demi tercapainya pelayanan kesehatan yang baik.

Namun di Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat terdapat dua pekon yang belum memiliki tenaga bidan, tepatnya di pekon Batu Api dan Sukajaya.

http://www.republiknews.id/2020/02/11/hadapi-pilkades-dan-pilkada-polresta-sidoarjo-bentuk-2-timsus/

Padahal, tugas bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan termasuk bertanggung jawab atas keberhasilan kesehatan di tengah masyarakat.

Santoso warga Pekon Sukajaya mengeluh. Ia mengatakan di pekon itu sebelumnya sempat ada bidan desa.

“Sejak bidan lama pindah, sampai sekarang belum ditempatkan bidan baru, dan ini menjadi kerugian kami, makanya kami minta agar pemerintah bisa menempatkan bidan di pekon kami,” keluhnya, Selasa (11/02/2020).

http://www.republiknews.id/2020/02/11/pt-gpp-disegel-pemdes-sokosari-ini-terjadi-atas-tidak-adanya-respon-atas-tuntutan-yang-diajukan/

Keluhan senada juga disampaikan Sakinah, Warga Pekon Batu Api. Ia mengaku di pekonnya justu belum pernah ditempatkan petugas bidan desa sama sekali meskipun sudah dibangun Poskesdes. Sakinah meminta agar pemerintah mengupayakannya,

Di lain pihak, Kepala Puskesmas Pagar Dewa, Mediansah ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengatakan jika pihaknya akan mengupayakan tenaga bidan untuk mengisi dua pekon tersebut.

“Kita masih mencari, karena bidan yang lama sudah pindah, jadi mohon bersabar. Minta bantuan juga dengan kawan-kawan media untuk menginformasikannya, tapi persyaratannya harus ada Surat Tanda Registrasi (STR) karena itu demi kebaikan bidan itu sendiri,” tandasnya. (Nur)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!