Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Gubernur Khofifah Sambut 68 Mahasiswa , Diantaranya Tiga Mahasiswa Asal Tuban

badge-check


					Gubernur Khofifah Sambut 68 Mahasiswa , Diantaranya Tiga Mahasiswa Asal Tuban Perbesar

Tuban, RepublikNews

Seusai menjalani empat belas hari obsevasi virus corona di Natuna, kepulauan Riau, tiga mahasiswa asal Kabupaten Tuban tiba dikampung halamannya, bersama 68 warga lain berasal dari wilayah Jawa timur, Minggu ,16/2/2020.

Mereka tiba pada pukul 22.10 WIB di VIP room terminal 1 Bandara Internasional Juanda disambut oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Bersama rektor Universitas Airlangga Surabaya (Unair).

Sesuai Data yang berhasil dikumpulkan, rombongan kepulangan warga (WNI) asal Jawa timur berjumlah 68 orang. Sedangkan, 3 Mahasiswa berasal dari kecamatan Bangilan, kecamatan Jenu dan kecamatan Plumpang, kabupaten Tuban.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sutikno orangtua dari Ahmad Agum B seorang mahasiswa asal Tuban yang turut dalam rombongan pemulangan dari observasi tersebut, Sutikno mengatakan bahwa dia dan keluarga menjemput anaknya sejak Sabtu malam ,15/2/2020 di bandara Juanda Surabaya.

Sutikno menjelaskan anaknya merupakan mahasiswa fakultas jurusan elektro di Universitas Wuhan, Xianjing, Hubhei Tiongkok yang turut serta dipulangkan oleh pemerintah Republik Indonesia Paska merebaknya virus corona, setelah menjalani 14 hari observasi corona berakhir. Para warga negara Indonesia (WNI) dikembalikan pemerintah ke daerah masing-masing.

“Tadi malam pukul tiga pagi sudah sampai kampung halaman , setelah menunggu kedatangan dan mekanisme penjemputan dari pemprov serta pemulangan dari Juanda pukul sebelas malam.” ucapnya.

Kades Desa Kedungharjo, Kecamatan Bangilan, H. Zubaidi menjelaskan kedatangan mahasiswa Indonesia ke kampung halaman, masyarakat desa menyambut baik atas kepulangan tersebut , sebab, Agum merupakan salah satu aset pemuda sumber daya manusia dari desa yang menempuh pendidikan di kota Xianjing Provinsi Hubhei dalam rangka kuliah beasiswa pemerintah RI pada tahun 2018.

“Ketika pemerintah sudah menyatakan negatif. Otomatis sebagai warga negara yang baik. Akan kami sambut dengan tangan terbuka,” tegasnya.(@nt).

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!