Menu

Mode Gelap
PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !! Pemilik Dapur SPPG Kasiman 1 Bojonegoro dan Yayasan Jaya Cahaya Lestari Di Polisikan Satgas Saber Pangan Tancap Gas Jelang HBKN, 9.138 titik Diawasi, Pelanggar Diberi Sanksi ! Penyidik JAM PIDSUS Menetapkan 11 Tersangka Dalam Perkara Ekspor CPO dan Turunannya (POME) Periode 2022-2024

ADVETORIAL

PWI Kerja Sama Melaksanakan Forum Diskusi Konservasi Keanekaragaman Hayati

badge-check


					PWI Kerja Sama Melaksanakan Forum Diskusi Konservasi Keanekaragaman Hayati Perbesar

Aceh Timur, RepublikNews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur melalui PWI mengelar forum diskusi konservasi keanekaragaman hayati dan penyelamatan lingkungan juga sangat konsekuen dengan konservasi di Ekosistem untuk menjaga kekayaan flora dan fauna, guna diwariskan kepada Generasi mendatang utamanya untuk melindungi keanekaragaman hayati, khususnya konservasi keanekaragaman penyelamatan lingkungan di Aceh Timur. “Pelestarian Alam di Aceh Timur program yang harus terus dilestarikan, Itu sudah harga mati,” ujar Kabid dinas peternakan dan perkebunan Marzaini.

Marzaini menyampaikan upaya tersebut antara lain adalah dengan menerapkan program kawasan ekosistem, konsisten dan esensial dengan keseriusan dan dengan semangat kerja keras pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk melestarikan hutan Alam dan lingkungan di Aceh Timur.

http://www.republiknews.id/2020/02/28/balita-bocor-jantung-bupati-aceh-timur-perintahkan-dinsos-turun-tangan/

Bahwasanya Pemkab Aceh Timur sudah memberikan perhatian yang cukup baik kepada konservasi maupun upaya-upaya Pelestarian Lingkungan, sehingga Aceh Timur seharusnya menjadi contoh kepada Kabupaten yang lain untuk dapat memberikan upaya-upaya peningkatan konservasi ini,” ujar Marzaini.

“Saya sangat mendukung upaya-upaya konservasi ini dengan konsekuen, dan saya juga sudah menunjukkan komitmen seperti menginisiasi adanya komitmen bersama dalam menjaga ekosistem hutan Alam dan lingkungan termasuk upaya-upaya pelestarian gajah dan habitat lainnya,” ujarnya.

Komitmen ini sudah diwujud nyatakan antara lain melalui penyusunan rencana detail tata ruang kawasan strategis dan sekitarnya. “Adapun muatan yang penting disitu adalah mendeliniasi koridor satwa liar dan koridor ini akan ditindaklanjuti dengan membentuk forum kolaborasi pengelolaan koridor dengan melibatkan berbagai pihak yang terkait agar pengelolaan koridor ini bisa saling bersinergi,” terang Marzaini.

Kegiatan forum diskusi konservasi jurnalis ini berlangsung di kantor PWI Aceh Timur dan bekerja sama dengan yayasan Hutan Alam dan lingkungan Aceh. Hadir dalam acara tersebut ketua diskominfo Aceh Timur Hermansyah, PWI Aceh Timur, Lias Ismail, cek mad waspada, Ketua Pesawat Aceh Timur Seni Hendri,SH, dan Aan, Perwakilan Aji, Sayet Maulana,SH, perwakilan PWO, Dedi Saputra,dan Wartawan dari media cetak dan online lainnya. (Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Jalin Kemitraan, MPIR Korwil Jombang Gelar Halal Bihalal Lintas organisasi

18 April 2025 - 20:03 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!