Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

Tanggap Dan Cegah Covid-19 Demi Ngawi Sehat, Divif 2 Kostrad Gelar Pembersihan Kelelawar Di Benteng Van Den Bosch

badge-check


					Tanggap Dan Cegah Covid-19 Demi Ngawi Sehat, Divif 2 Kostrad Gelar Pembersihan Kelelawar Di Benteng Van Den Bosch Perbesar

Ngawi, RepublikNews – Melalui gerakan tanggap dan cegah Covid-19, berbagai upaya terus dilakukan Danyonarmed 12/Divif 2 Kostrad Letkol Arm Ronald F Siwabessy guna mengantisipasi penyebaran wabah virus yang telah menjadi pandemi dunia saat ini.

Upaya itupun terlihat saat orang nomor satu ditubuh Yonarmed 12/Divif 2 Kostrad ini melaksanakan tanggap dan cegah Covid-19 di salah satu destinasi wisata sejarah yaitu Benteng Van Den Bosch, Selasa 31 Maret 2020.

 

Ditemui di lokasi, Letkol Ronald mengatakan hari ini kita terjunkan puluhan prajurit yang bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi untuk melaksanakan pembersihan kelelawar yang ada di Benteng Van Den Bosch.

“Sampai dengan saat ini, masih terdapat polemik tentang penyebab pasti dari Covid-19. Namun beberapa pemberitaan yang beredar di masyarakat, penyebaran virus ini diduga memiliki keterkaitan dengan salah satu satwa liar yaitu kelelawar,” ungkapnya.

Oleh karena itu, jelas Ronald pembersihan kelelawar yang
digelarnya saat ini tidak hanya merupakan langkah dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 semata, namun sekaligus upaya menjaga stabilitas serta kenyamanan masyarakat Ngawi dari kekhawatiran akan keberadaan kelelawar yang ada di area Benteng Van Den Bosch itu.

Lebih lanjut, Almamater Akademi Militer Tahun 2002 ini menambahkan, langkah pembersihan yang kita ambil, dengan cara tidak dimusnahkan, melainkan dengan mengusir keberadaan kelelawar, dan
membersihkan area Benteng tersebut.

Bukan tanpa alasan, populasi kelelawar di Benteng Van Den
Bosch ini jumlahnya jutaan.  Menurutnya, beberapa hal yang menjadi pertimbangan adalah dampak lain dari hasil pemusnahan itu sendiri, baik dari sisi kesehatan maupun keseimbangan ekosistem alam itu sendiri. “Ingat lho ya, kita bersihkan, bukan dimusnahkan, karena keseimbangan ekosistem itu juga penting,” tegas Ronald.

“Menjaga populasi kelelawar yang sehat dengan tidak mengganggu, mengkonsumsi serta tidak membasminya, merupakan salah satu cara yang bijak sebagai upaya dalam mencegah penyebaran penyakit sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem alam,” lanjut Ronald. (Red)

 

Autentifikasi
DANYONARMED 12/DIVIF 2 KOSTRAD, LETKOL ARM RONALD, F. SIWABESSY

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!