Menu

Mode Gelap
PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !! Pemilik Dapur SPPG Kasiman 1 Bojonegoro dan Yayasan Jaya Cahaya Lestari Di Polisikan Satgas Saber Pangan Tancap Gas Jelang HBKN, 9.138 titik Diawasi, Pelanggar Diberi Sanksi ! Penyidik JAM PIDSUS Menetapkan 11 Tersangka Dalam Perkara Ekspor CPO dan Turunannya (POME) Periode 2022-2024

POTRET

Putus Penyebaran COVID 19 “Kades Bayu Tutup Wisata Rowobayu

badge-check


					Putus Penyebaran COVID 19 “Kades Bayu Tutup Wisata Rowobayu Perbesar

Banyuwangi, RepublikNews – Wabah virus corona telah menggoncang ketenangan manusia di seluruh dunia, bahkan sudah puluhan ribu nyawa melayang karena virus ini, tak terkecuali dampaknya mengena di negara indonesia sehingga menyebabkan kepanikan dimasyarakat baik perkotaan maupun pelosok – pelosok desa disegenap penjuru negeri ini.

Himbauan pemerintah untuk menerapkan menjaga jarak fisik / phisical distancing serta langkah – langkah terbaik juga telah banyak dilakukan oleh para kepala desa sebagai bentuk pencegahan penularan virus corona yang diduga berasal dari negara cina yang sekarang sudah menjadi covid 19 di negara indonesia saat ini.

Salah satu contoh kebijakan yang telah diambil oleh kepala desa Bayu kecamatan Songgon, yaitu dengan cara menutup wisata Rowobayu untuk semua pengunjung baik dari dalam maupun dari luar wilayah Banyuwangi guna mencegah meluasnya penularan virus covid 19 yang berbahaya ini.

Saat di temui awak media RepublikNews dikediamannya pada kamis (02/04/2020) kemarin kepala desa Bayu, Sugito menjelaskan kepada salah satu warga desa Yosomulyo rt 03 rw 03 kecamatan Gambiran sebut saja ibu Maya bersama dua temannya yang meminta ijin untuk berkunjung yang niatnya ingin membersihkan diri mandi di sumber taman kamulyan dan ingin ritual di petilasan prabu Tawang alun .
Namun dengan tegas Sugito mengatakan, untuk sementara waktu ini saya belum bisa mengijinkan,’ tuturnya.

Mengapa dalam keadaan seperti ini kok malah nggak tekun beribadah ya ? Kok malah semua tempat ibadah banyak yang gak berfungsi lagi ,” cetus maya dengan nada agak bertanya.

Namun dengan bijak Sugito memberikan penjelasan kepada Maya, bahwasannya orang ibadah itu nggak di masjid dan mushola saja, dalam keadaan seperti ini kita bisa melakukan ibadah atau mendekatkan diri kepada Allah di rumah saja,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sugito juga mengatakan untuk sementara ini kita hanya menjalankan 3 aturan: 1. Patuh pada aturan agama, 2. Patuh pada aturan pemerintah yang ke 3. patuhi petunjuk dari puskesmas, karena ini semua sebagai bentuk tanggung jawab saya sebagai kepala desa,
” saya mengharapkan kesadaran warga dan masyarakat masing – masing, semoga dengan ikhtiar dan doa kita semua semoga virus corona ini cepat terselesaikan,” pungkasnya. (Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MPIR Jombang Jadikan Momentum HPN 2026, Sebagai Tapak Tilas Kebangkitan Pers untuk Sosial Kontrol Kebijakan Pemerintah

9 Februari 2026 - 19:57 WIB

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Trending di POTRET
error: Content is protected !!