Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

KESEHATAN

PDP Asal Senori Meninggal Dunia. Direktur RSUD.Dr.R.Koesma Tuban : Hasil swab kita masih menunggu, sedangkan, terkait pemakaman PDP dilakukan sesuai SOP pemulasaran Covid-19.

badge-check


					PDP Asal Senori Meninggal Dunia. Direktur RSUD.Dr.R.Koesma Tuban :  Hasil swab kita masih menunggu, sedangkan, terkait pemakaman PDP dilakukan sesuai SOP pemulasaran Covid-19. Perbesar

Tuban,RepublikNews

Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 asal Desa Wonosari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban
, MRS (24) meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan beberapa hari di RSUD Dr. R. Koesma Tuban, Kamis ,23/04/2020.

Pihak RSUD Dr. R. Koesma Tuban, memberikan keterangan bahwa , PDP asal Senori meninggal dunia sekitar pukul 14.30 WIB. Selama menjalani perawatan, pasien mengalami keluhan panas, batuk, pilek, sesak napas, dan pneumonia berat, serta tubuhnya drop.

Kendati demikian, berdasarkan hasil rapid test sebanyak 2 kali, PDP MRS dinyatakan negatif dari corona.

Direktur RSUD.Dr.R.Koesma Tuban ,dr.H. Saiful Hadi mengatakan ,
“Hasil swab kita masih menunggu, sedangkan, terkait pemakaman PDP dilakukan sesuai SOP pemulasaran Covid-19.” terangnya.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban itu menambahkan , selain MRS, anak yang bersangkutan juga menjadi PDP. Namun, kondisi anaknya saat ini terus membaik dan terus mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu , Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, dr. Bambang Priyo Utomo mengatakan, sebelum ditetapkan PDP, yang bersangkutan merupakan ODP dari Bekasi, Jawa Barat. Saat itu yang bersangkutan melahirkan anaknya pada 20 April 2020. Namun, setelah proses persalinan, yang bersangkutan dan anaknya ditetapkan PDP karena memiliki pneumonia berat.
“Pasien ini sebelumnya punya riwayat dari Bekasi.” jelas dr.Bambang.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!