ADVETORIAL

Penerimaan Bantuan Kemensos Oleh Dinsos Ngawi

Ngawi, RepublikNews – Dinsos Ngawi dimasa pandemic Covid-19 saat ini telah dibuat pusing oleh data penerima bantuan, karena sinkronisasi data antara penerima bantuan sosial sebelum dan ketika pandemi terjadi.agar akurasi penerima bantuan tidak tumpang tindih.

Akibat dampak Covid-19 ini pemerintah terus berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang di gelontarkan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Sosial/Kemensos, kini menjadi terending hangat di mata masyarakat.

Mengacu surat dari Kementerian Sosial tentang alokasi pagu penerima Bantuan Langsung Tunai dengan kuota untuk Kabupaten Ngawi sebanyak 30rb rumah tangga dengan nominal bantuan Rp. 600 ribu diberikan untuk tiga bulan.

Dia mengusulkan 6000 ribu penerima bantuan kementrian saat ini cuma  bisa 31 ribu warga yang mendapatkan dan itupun d tuntut cepat dalam pendataan,”ungkap Budi priyanto selaku kabid pemberdayaan sosial

Baca Juga :  Cegah Balap Liar Polres Ngawi Berikan Wadah untuk Gelar Event DBC 2022

Selain itu untuk bantuan pusat juga terdapat perbedaan validasi antara yang dilakukan pusat dengan Dinas Sosial. Menurut dia penerima bantuan sosial tunai tersebut diprioritaskan bagi keluarga terdampak yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan bukan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako.

Tri Pujo Handono selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi mengatakan untuk data yang dilaporkan ke pusat hanya diberi waktu 7 hari dan itu kami lakukan sampai lembur-lembur pulang jam 2 malam.

“Kita sudah maksimal input data ke sistem aplikasi, 3/Tiga operator kita kerja sampai malam, dalam sistem apabila Nama atau NIK salah atau kurang secara otomatis data tidak mau masuk,kita koreksi lagi agar bisa masuk, ” ungkapnya.

Baca Juga :  Pembagian BLT DD Tahap Pertama Desa Tambakboyo Dikantor Kecamatan Mantingan

Lebih lanjut, Usulan data dari desa tidak serta merta langsung kita teruskan ke pusat, tetap kita masukkan dulu ke applikasi, apabila ada revisi kita segera tahu.

Di masyarakat apabila ada penerima ganda satu misal 1/satu Nomer Induk Kependudukan/NIK mendapat lebih dari 1 bantuan, segera hubungi  Kepala Desa/Kades dan pihak desa segera merevisi ” Laporkan ke kita Dinas Sosial.Tanpa ada laporan dari masyarakat kita juga tidak tahu ada penerima ganda bantuan dari pemerintah , ayo kita kawal bersama agar bantuan tepat sasaran” Himbau Tri Pujo Handono.

Harapan dari Dinsos Ngawi agar masyarakat bisa memahami kondisi saat ini dan kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam proses pendataan dan itupun dibantu juga pendataan baru dari desa untuk diusulkan ke pusat.(Bima/Dinsos)

Baca Juga :  MUI Kabupaten Sidoarjo Resmi Menempati Gedung Baru

Related Articles

11 Comments

  1. Saya warga miskin pucanganom kendal ngawi,yang terdampak covit19,belom tersentuh bantuan apapun,raskin pkh blt semua luput.sbg warga yg taat himbauan pmerintah dengan hal ini saya sangat kecewa dan sakit hati kpd mprintah,

  2. Saya sukatno grudo, apa saudaranya sebagai kaur desa g berhak menerima bantuan,padahal saya makan g ikut saudara,padahal penghasilan juga pas pas an kadang malang kurang.mohon imbaunnya agar bantuan tepat sasaran di surve langsung dinsos.

  3. Kami keluarga terdampak covid 19 di legowetan kec Bingin
    Dalam data pun ada namun kok blt nya belum bisa dicairkan setiap konfirmasi ke perangkat katanya sabar nunggu padahal bulan ini udah mau habis

  4. Kami keluarga terdampak covid 19 di legowetan kec Bingin
    Dalam data pun ada namun kok blt nya belum bisa dicairkan setiap konfirmasi ke perangkat katanya sabar nunggu padahal bulan ini udah mau habis

  5. nama:Ahmad sujudi
    alamat : Ds .Teguhan
    Dsn.Sulursewu.Rt.08/02
    kec.paron.kab.Ngawi
    melaporkan bahwa Nomer Induk Kependudukan (NIK)saya masuk/terdaftar Dalam.Data Terpadu Kesejahteraan Sosial(DTKS)
    tapi kenapa saya tidak dapat bantuan sama sekali dari pemerintah.
    listrik saya juga tidak dapat subsidi dn saya juga tidak dapat bantuan dampak covid19.
    mohon dengan sangat harapat dari dinas sosial kabupaten Ngawi.untuk merevisi data kami agar mendapatkan bantuan dari pemerintah.

    Terimakasih

  6. Saya terkena dampak covid .kantin sekolah tempat saya berjualan tutup .karna adanya pandemi corona.tidak ada bantuan dan tidak ada pendataan baru tentang warga yg terkena imbas korona.yang dpt bantuan cuma orang orang itu itu saja.seharusnya para pedagang kantin sekolah.yg terkena dampak korona.juga di data krna tmpt berjualanya ttp.

  7. Tolong donk untuk dinsos di data ulang soalnya banyak kk baru yang miskin yang harus di beri bantuan,ternyata problemnya sama orang2 itu aja yang dapet gk.pernah ada pembaharuan data yang valid,sekali lagi tolong di data ulang ke desa2,

  8. Assalamualaikum… Saya sugianto ds. Jambangan KEC. Paron kab. Ngawi. Rt /RW 002/002 mau bertanya istri saya punya kartu ATM PKH Tetapi bagaimana cara agar mendapatkan lagi Krn sebelum pandemi kami mengundurkan diri … Setelah adanya pandemi covid 19 kami mengalami kemunduran usaha.. dan mohon untuk bisa mendapatkan kembali PKH tersebut.
    KIS. 0000743364371 sugianto
    NIK. 3521102303800005 sugianto

    Hp wa 08589540101410

    Di dalam cek Kemensos dengan id KIS sttus kami aktif sbgai penerima BLT tetapi kami belom pernah mendapatkan BLT semenjak Pandemi ini.. mohon di tindak lanjuti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!