Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

Latsitardanus ke-39, Secara resmi Diakhiri

badge-check


					Latsitardanus ke-39, Secara resmi Diakhiri Perbesar

Surabaya,- Usai berlangsung selama beberapa pekan, akhirnya kegiatan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-39, tahun ini secara resmi ditutup.

Penutupan itu, dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen Pol Arief Sulistiyanto di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Senin, 15 April 2019.

Dalam upacara penutupan tersebut, Kalemdiklat Polri mengaku sangat bangga  kepada para peserta Latsitardanus. “Selamat kepada saudara selama menjalankan seluruh rangkaian program latihan intergasi di empat Kabupaten di Jawa Timur,” ujarnya. “Kalian, dinilai telah mampu menyelesaikan kegiatan latihan dengan baik di tengah-tengah kehidupan sosial bermasyarakat, baik dalam bentuk kegiatan fisik maupun non fisik yang telah disusun oleh para pengasuh dan para pelatih,” imbuhnya.

Dengan demikian, kata Kalemdiklat Polri, para Taruna akan semakin siap dalam menjalankan tugas pengabdian yang nyata, baik kepada bangsa dan negara. “Perlu diketahui bersama, latihan integarasi para mahasiswa ini pada dasarnya adalah implementasi dari Tri Dharma perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Hal itu, menurutnya sangat tepat dalam suasana era demokratisasi yang telah bergabung di seluruh wilayah Republik Indonesia, dan diterapkan di dalam kehidupan sosial politik di Indonesia. “Fenomena ini, ditandai dengan semakin menguatnya peran lembaga Legislatif, media, civil society, semakin tingginya tuntutan individu dalam kebebasan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta semakin tingginya tuntutan supremasi hukum yang merupakan hal mendasar dalam kerangka sistem demokrasi kedaulatan negara,” ujarnya.

Dengan demikian, dirinya berharap jika nantinya seluruh personel TNI-Polri serta ASN, senantiasa meningkatkan profesionalisme guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Maka, Akademi TNI, Akpol, IPD dan Perguruan Tinggi sebagai lembaga pendidikan, memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan jiwa dan semangat profesionalisme bangsa di masa mendatang,” jelasnya. “Melalui kurikulum dan sistem pendidikan yang diselenggarakan pada masing-masing lembaga pendidikan, diharapkan mampu mencetak pemimpin bangsa yang unggul dan kompetitif,” pintanya.

Perlu diketahui, Latsitardanus ke-39, tahun ini diikuti sebanyak 991 orang peserta. Ratusan peserta tersebut, terdiri dari 263 Taruna Akademi Militer, 11 taruna Akademi Angkatan Laut, 100 Taruna Akademi Angkatan Udara, 306 Taruna Akademi Kepolisian, 100 Praja IPD dan 100 Mahasiswa. (red)

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!