Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

Proyek DAK Pembangunan RKB SDN 1 Luas Batu Ketulis Layak Di Sorot

badge-check


					Proyek DAK Pembangunan RKB SDN 1 Luas Batu Ketulis Layak Di Sorot Perbesar

Lambar, RepublikNews – Pembangunan rehalibitasi gedung RKB 3 (Ruang Kegiatan belajar) dan satu unit rumah dinas guru yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA. 2020 SDN-1 Luas Kecamatan Batu Ketulis  Lampung Barat layak di sorot. Kamis,15/10/2020.

Pekerjaan Proyek pembangunan di lingkup Dinas Pendidikan pada tahun anggaran (TA) 2020 yang bersumber  dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan tata cara swakelola, terindikasi tidak sepenuhnya dilaksanakan sesuai dengan aturan dan juknis yang ada.

Diduga kepala sekolah sengaja mengangkangi petunjuk teknis Permendikbud No 1 Tahun 2019 lampiran III, tentang hal petunjuk teknis DAK bidang pendidikan disini ada indikasi Kepala Sekolah ingin meraup keuntungan yang besar dan ingin memperkaya dirinya. Terbukti bahwa dirinya tidak mau pusing dan sibuk hingga dia menyerahkan pekerjaan kepihak ketiga yang salah seorang kontraktor berinisial (Dn).

Dalam pelaksanaan proyek DAK tersebut juga tidak terlihat pemasangan papan informasi / plang proyek bentuk keterbukaan publik yang seharusnya sebelum dilaksanakan pengerjaan terdahulu papan plang agar semua elemen masyarakat mengatahui sumber dana dan tehnik plasanaan kegiatan tersebut. Kepala sekolah saat di konfirmasi mengatakan ada dan terpasang namun bukti dilapangan tidak terlihat dimana terpasangnya.

Selain itu pula dalam pelaksanaan Rehab rumah dinas guru nampak terlihat asal asalan seperti kusen yang berbahan kayu di duga banyak memodifikasi barang barang bekas yang di sulap agar terlihat baru kembali. Beberapa kusen jendela pintu yang sangat nampak di lihat telah di setek / di sambung sambung sedemikian rupa.

Selain itu pula yang sangat di sayangkan bahwa kepala sekolah telah membawa nama seseorang yang tidak terlibat dalam pengelolaan proyek tersebut di duga agar tidak selalu di pantau atau pun di kritik. Namun saat media ini kofirmasi kebenarannya kepada  orang yanf di maksud, oeang tersebut menjelaskan dirinya tidak terlibat dalam pengawasan, hal itu saya sangat menyakan jika oknum kepala sekolah telah mencatut nama baik saya,” ujar orang yang di sebut.

Sementara di tempat terpisah ketua komite di konfirmasi oleh media ini, dimana keterlibatannya dalam pelaksanaan proyek DAK ini, ia menjelaskan bahwa tidak ada keterkaitannya, komite tidak dilibatkan oleh kepala sekolah.

Dalam hal ini di meminta agar pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat jangan tutup mata dan tinggal diam terhadap apa yang terjadi dilapangan tentang sistim pekerjaan proyek Swakelola dilingkup dinas pendidikan, agar program pemerintah di bidang pendidikan berjalan maksimal dan baik.

Reporter:
Nurhadi, Kepala Biro Lampung Utara

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!