Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INTERNASIONAL

Mr. Djuyoto Suntani: The World Peace Committee 202 Negara Didirikan Untuk Wujudkan Satu Keluarga Bumi

badge-check


					Mr. Djuyoto Suntani: The World Peace Committee 202 Negara Didirikan Untuk Wujudkan Satu Keluarga Bumi Perbesar

Matera, RepublikNews – Tokoh besar dunia kelahiran Jepara, Indonesia, HE Mr Djuyoto Suntani bersama Sembilan Tokoh dari Sembilan Negara pada 7 Maret 1997 mendirikan the World Peace Committee di Kota Basel, Swiss, Eropa, yang mengusung tema besar untuk Mewujudkan Peradaban Baru Satu Keluarga Bumi.

“Semua umat manusia adalah Satu Keluarga Bumi, Satu Bangsa Bumi. Pemikiran besar ini diwujudkan Yang Mulia Mr Djuyoto Suntani dengan mendirikan the World Peace Committee 202 Negara,” jelas Sekretaris Jenderal the World Peace Committee Prof Dr Francesco Paolo Scarciolla di Matera, Italia, Eropa (18/10/2020).

Salah satu cara untuk wujudkan Peradaban Baru Satu Keluarga Bumi adalah dengan menciptakan Gong Perdamaian Dunia yang dibangun pada semua tempat penting dan bersejarah pada 202 Negara.

“Sampai akhir tahun 2019 lalu, the World Peace Comnittee sudah membangun permanen Gong Perdamaian Dunia pada 52 Negara,” tambah Prof Dr Francesco Paolo Scarciilla.

“Tahun 2020 ini harusnya  Presiden Djuyoto Suntani resmikan lima Gong Perdamaian Dunia pada lima negara Eropa, yaitu Albania, Kosovo, Macedonia, Lithuania dan Monenegro. Direschedule karena isyu virus Corona ditunda,” ungkapnya.

 

Untuk wujudkan Peradaban Baru Satu Keluarga Bumi, selain menciptakan Gong Perdamaian Dunia, the World Peace Committee juga mewujudkan Pusat Bumi berisi kumpulan Tanah dan Air dari 202 Negara.

“Sejak tahun 1999, Anggota the World Peace Committee 202 Negara mengumpulkan Tanah dan Air. Saya sendiri mengambil Tanah dari Tahta Suci Vatikan untuk saya serahkan kepada Yang Mulia Presiden Djuyoto Suntani di Jepara, Indonesia,” jelas Sekretaris Jenderal the World Peace Committee 202 Negara. @red

Baca Lainnya

Pengurus Persatuan Wartawan Mojokerto (PWM) 2025-2028 Resmi Terbentuk

26 April 2025 - 13:41 WIB

Tanpa Teks Dan Lantang Presiden Prabowo Sebut Nama & Jabatan Puluhan Tamu Negara

21 Oktober 2024 - 06:44 WIB

Serdatu Satu Komando Dukung Maryoto Bhirowo – Didik Girnoto

8 September 2024 - 09:50 WIB

Semakin Yakin , Mardinoto terima Formulir B1-KWK dari Nasdem

24 Agustus 2024 - 23:58 WIB

Kapolres Lampung Barat Apresiasi Dedikasi Aipda Poniman Dalam Mengajar Ngaji

18 Agustus 2024 - 11:54 WIB

Trending di POTRET
error: Content is protected !!