Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

ADVETORIAL

Dinas Perumahan Dan Permukiman Ngawi Membangun 150 unit Sarana Tanki Septik Di 3 Desa

badge-check


					Dinas Perumahan Dan Permukiman Ngawi Membangun 150 unit Sarana Tanki Septik Di 3 Desa Perbesar

NGAWI, RepublikNews – Sebuah langkah pemerintah kabupaten Ngawi dalam mengatasi kebiasaan buang kotoran disembarang tempat, melalui Dinas Perumahan Dan Permukiman melaksanakan program bantuan pembuatan tangki septik kepada beberapa desa yang dianggap masih mengalami ketertinggalan.

Guna untuk meningkatkan tarap hidup sehat diwilayah desa tersebut, pemerintah membangun 150 unit sarana penampung limbah tinja masyarakat di tiga desa. Yaitu desa Gandong, desa Kedungmiri dan Desa Pandean yang merupakan kategori desa tertinggal yang mendapatkan program tangki septik secara gratis dari anggaran APBD tahun 2020.

Purwono, selaku kepala dinas Perumahan Dan Permukiman Rakyat, saat dikonfirmasi menjelaskan, program yang sedang dilaksanakan pada tahun anggaran 2020 ini, merupakan program yang ditarjetkan untuk menanggulangi adanya kebiasaan warga yang masih melakukan membuang kotoran tinja disembarang tempat atau dilahan bebas karena belum punya sarana penampung tinja sendiri yang notabene bisa mengganggu kesehatan warga itu sendiri. Oleh karenanya program ini sangat dikhusus agar kebiasaan warga membuang tinja disembarang tempat tidak terjadi lagi.

Selain untuk mengatasi kebiasaan warga yang kurang baik ini, tujuan program adalah sebagai upaya atau langkah pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan menghindari penyebaran bakteri yang bisa menimbulkan penyebaran penyakit dilingkungan warga masyarakat di desa itu sendiri.

Harapan pemerintah dengan program ini bisa memberi dampak positif untuk kehidupan masyarakat di desa itu utamanya dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kesehatan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter
Bima, Biro Ngawi

Baca Lainnya

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Jalin Kemitraan, MPIR Korwil Jombang Gelar Halal Bihalal Lintas organisasi

18 April 2025 - 20:03 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!