PEMBINAAN DAN PELATIHAN KETRAMPILAN BAGI TENAGA KERJA DAN MASYARAKAT

Ngawi, RepublikNews – Dalam rangka mengimplementasikan program DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) Pemerintah kabupaten Ngawi, melalui Dinas Pertanian, melaksanakan program pembinaan pelatihan dan ketrampilan kerja kepada sejumlah kelompok tani peternak calon penerima bantuan program ternak sapi tahun 2020.
Kegiatan pembinaan pelatihan dan ketrampilan kerja yang dilaksanakan di kelompok Tawangsari desa Tawangrejo, kecamatan Ngrambe, dihadiri oleh kepala bidang budidaya peternakan, kasi pembibitan peternakan, kasi produksi dan pakan ternak, pendaping program dinas pertanian kabupaten Ngawi serta ketua kelompok tani peternak calon penerima program.( 30-07-2020)
Program pembinaan pelatihan dan ketrampilan kerja yang dilaksanakan ini merupakan upaya atau langkah dalam menyiap kelompok calon penerima bantuan program untuk mendalami dan memahami bagaimana tata cara memelihara ternak sapi yang baik dan benar agar nantinya terna sapi yang diberi bantukan, benar-benar bisa berkembang dengan maksimal sesuai tarjet pemerintah dan benar-benar bisa bermanfaat bagi kelompok penerima itu sendiri.
Bantuan berupa lima belas(15) ekor sapi indukan yang akan diberikan kepada kelompok tani peternak ini merupakan sapi jenis PO ( Peranakan Ongole) local. Dimaksudkan pilihan jenis ini untuk menyesuaikan kondisi iklim tropis didaerah setempat. Selain membrikan pembinaan dan pelatihan untuk cara pemeliharaannya, kegiatan ini memberikan pelatihan dan ketrampilan juga bagaimana cara membuat pakan ternak sendiri sehingga kelompok tidak susah payah mencarikan pakan ternaknya.bahan-bahannya pun sudah dimiliki oleh peternak sediri.
Sistem permentasi yang menggunakan bahan limbah pertanian menjadi alternatip atau pilihan program ini karena sistem ini sangat sederhana dan efisien sehingga natinya bisa membantu memudahkan peternak dalam pengadaan bahan pakan ternaknya.
Pemerintah berharap dengan pelaksanaan program ini kebutuhan daging dipasar akan segera terpenuhi serta bisa meningkatkan tarap hidup dan ekonomi kelompok tani peternak.
Reporter
Bima/Dim
Biro Ngawi