Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

ADVETORIAL

PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PRODUKSI PETERNAKAN

badge-check


					PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PRODUKSI PETERNAKAN Perbesar

NGAWI REPUBLIKNEWS – Sebagai langkah pemerintah kabupaten Ngawi untuk terus menumbuhkan dan mengangkat ekonomi masyarakat khususnya ekonomi masyarakat tani ternak didesa, melalui Dinas Pertanian dan Peternakan malakukan pelatihan terhadap ibu-ibu tani diwilayah Ngawi. 29/04/2019

Pelatihan yg dilaksanakan di gedung Notosuman Ngawi yang diikuti oleh kelompok ibu-ibu tani ternak dari sembilan belas(19) kecamatan yang ada dikabupaten Ngawi. Selain berbagai materi pelatihan tentang cara pengolahan bahan makanan hasil produksi peternakan yang diberikan kepada peserta, pemandu pelatihan juga memberikan kesempatan praktek langsung untuk membuat dan mengolah makan siap saji yang notabene menggunakan bahan-bahan yang dihasilkan dari produksi peternakan.

Kepala bidang peternakan kabupaten Ngawi, Endah Alasta D, saat dikonfirmasi menerangkan, “Pada dasarnya program ini dilakukan dalam rangka untuk menumbuhkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat secara umum”. Lebih utamanya pada desa-desa yang punya potensi untuk mengembangkan produksi jenis makanan olahan yang berbasis dari bahan pokok yang dihasilkan dari produksi peternakan, yang dikelola oleh masyarakat atau petani setempat. Dengan demikian kesinambungan atara program yang diberikan pemerintah kepada petani dengan potensi desa yang ada diwilayah para petani ternak berdomisili.

Pemerintah kabupaten Ngawi rupanya terus berupaya dan mengambil langkah untuk mengurangi angka kemiskinan yang ada serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat v ibu-ibu tani yang ada diwilayah Ngawi ini. Dengan kita berikan pelatihan dan bekal keahlian agar dengan sendiriannya ibu-ibu tani ini nantinya agar bisa mandiri membuka lapangan kerja untuk dirinya sendiri untuk kehidupan selanjutnya.

Dari program yang diberikan atau yang digalakan oleh pemerintah ini diharapkan, masyarakat punya semangat dan punya kreatifitas untuk maju, mengembangkan dan mengangkat potensi serta bakatnya dan keahlian sesuai program ketrampilan yang kita berikan ini sehingga kedepan masyarakat bisa mandiri bekerja serta membuat lapangan kerja sendiri tanpa harus menggantungkan pemerintah lagi pungkasnya. (dim)/adv dinas pertanian/peternakan ngawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!