Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

NASIONAL

Kunjungan Di Ponorogo, Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bendo

badge-check


					Kunjungan Di Ponorogo, Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Bendo Perbesar

Ponorogo RepublikNews – Selasa (7/9/2021) Presiden RI Joko Widodo resmikan Bendungan BENDO di Desa Ngindeng Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, yang selesai di bangun dengan biaya 1,1 Triliun.

Di dampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Pejabat utama Polda Jatim dan Kapolres Ponorogo. Serta juga di dampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Presiden meresmikan Bendungan Bendo.

Di ketahui Bendungan Bendo ini dibangun di Sungai Keang anak sungai Madiun. Bendungan yang di kerjakan sejak Tahun 2015-2016 dan baru rampung pada 2021. Dengan Total kapasitas 40 juta meter kubik.

Bendungan yang berfungsi sebagai “Storage waduk atau Storage air di sungai”, karena di bawahnya ada 4 Bendung yaitu Bendung Ngindeng, Bendung Kori, Bendung Wilangan dan Bendung Jati. Tiga bendung yang pertama ini berada di Ponorogo, mengairi area 3.300 hektar. Sedangkan Bendung Jati di Madiun mengairi 4.500 hektar.

Mengenai Storage ini juga langsung bisa dimanfaatkan untuk mensuplai bendung-bendung di bawahnya, sehingga meningkatkan IP dari 170 menjadi 260 per tahun. Jadi yang tadinya padi, polowijo – polowijo, juga jadi padi-padi polowijo. Selain itu, Bendungan ini nantinya juga digunakan untuk daerah wisata.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, “Bendungan Bendo yang dibangun dengan biaya 1,1 Triliun ini memiliki kapasitas 43 juta meter dengan luas genangan 170 hektar, serta tinggi bendungan 74 meter.

“Fungsinya ini nanti akan menyediakan irigasi untuk 7.800 hektar sawah, dan juga untuk pasokan air baku 370 liter per detik, serta bisa mengurangi banjir mereduksi banjir 31% atau sebesar 117,4 meter kubik per detik, “Kata Presiden RI dalam sambutannya.

Jokowi juga menyampaikan, “Di Tahun 2021 ini telah dan akan diselesaikan 17 bendungan, artinya nanti produktivitas di bidang pertanian akan ketambahan air, pasokan air, dan kita harapkan itu akan meningkatkan produktivitas dari para petani-petani kita”.

“Pesan saya agar bendungan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan disambungkan dengan seluruh jaringan irigasi yang ada, sehingga sekali lagi masyarakat utamanya para petani bisa meningkatkan produktivitas pertaniannya, ” Pungkas Presiden Jokowi. (Iwn)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

Penyaluran Beras SPHP Terkendala Akses Transportasi Darat dan Udara

11 Desember 2025 - 12:08 WIB

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satgas Pengendalian Harga Beras SPHP Salurkan 6.434 ton di 6 Provinsi wilayah Papua Raya

11 Desember 2025 - 12:01 WIB

Trending di NASIONAL
error: Content is protected !!