Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PROFIL

Kunjungan Kerja Dirut Perhutani Jatim Ke Wilayah Nganjuk dan Kabupaten Ngawi

badge-check


					Kunjungan Kerja Dirut Perhutani Jatim Ke Wilayah Nganjuk dan Kabupaten Ngawi Perbesar

Surabaya, RepublikNews – Direktur Utama Perhutani, Wahyu Kuncoro pada Rabu dan Kamis (29-30/9/2021), melakukan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Nganjuk dan Ngawi Jawa Timur.

Wahyu menerangkan bahwa Perhutani selain hasil kayu, melalui program agroforestry tebu mandiri dan agroforestry porang mandiri bisa mengoptimalkan produktivitas lahan hutan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.

“Kami akan kawal langsung program agroforestry tebu dan porang mandiri ini. Memang dulu kami dilarang menanam tebu, tapi sekarang kran dibuka pemerintah dalam rangka mendukung ketahanan pangan untuk mencukupi kebutuhan gula nasional,” kata Wahyu.

Wahyu juga menerangkan di wilayah Jawa Timur, dengan mengembangkan tanaman porang di kawasan Perhutani Nganjuk dan Saradan, perlu di support dan kembangkan agar tercipta menjadi KPH mandiri.

“Kita akan meningkatkan produktifitas lahan hutan dengan mengupayakan nilai keekonomian lahan dengan menanam tebu. Dengan mengidentifikasi kearifan lokal, setiap KPH yang bisa dikembangkan dengan tanaman yang dapat di panen dalam jangka pendek, sehingga ke depan tidak bertumpu pada kayu yang membutuhkan puluhan tahun untuk dipanen,” terangnya.

Kesempatan berbeda, Kepala Perhutani Divisi Regional (Divre Jawa Timur) Karuniawan Purwanto Sanjaya menerangkan Perhutani mengawal serius program agroforestry tebu dan porang mandiri di Jawa Timur, agar program itu bisa sukses, sebab program tersebut juga dimonitor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Dalam program perhutanan sosial diperlukan sinergi semua jajaran. Program agroforestry tebu mandiri di Jawa Timur, ditanam di wilayah hutan Perhutani KPH Jombang dan KPH Ngawi, sedangkan untuk tanaman agroforestry porang mandiri ada di KPH Nganjuk dan KPH Ngawi,” ungkap Karuniawan. Kamis (30/9/2021). @red.

Baca Lainnya

Pengurus Persatuan Wartawan Mojokerto (PWM) 2025-2028 Resmi Terbentuk

26 April 2025 - 13:41 WIB

Serdatu Satu Komando Dukung Maryoto Bhirowo – Didik Girnoto

8 September 2024 - 09:50 WIB

Semakin Yakin , Mardinoto terima Formulir B1-KWK dari Nasdem

24 Agustus 2024 - 23:58 WIB

Kapolres Lampung Barat Apresiasi Dedikasi Aipda Poniman Dalam Mengajar Ngaji

18 Agustus 2024 - 11:54 WIB

Business Analytics dalam sudut pandang Transcosmos Commerce di Launching jurusan terbaru Binus Online University

15 Juli 2024 - 00:47 WIB

Trending di POTRET
error: Content is protected !!