Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

AKBP Hartoyo: Selalu Waspada,Penyebaran Covid-19 Omicron Serta Jaga Kamtibmas Wilayah Surabaya

badge-check


					AKBP Hartoyo: Selalu Waspada,Penyebaran Covid-19 Omicron Serta Jaga Kamtibmas Wilayah Surabaya Perbesar

Surabaya,Republiknews – Beberapa waktu terakhir Kota Surabaya mengalami kenaikan yang cukup signifikan terkait kasus penyebaran covid-19 jenis omicron.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo saat memimpin apel pagi jam pimpinan menyampaikan, saat ini jumlah pasien yang menjalani isolasi mandiri baik di Asrama Haiji maupun di rumah masing-masing telah mencapai 40 orang.

Terkait dengan informasi tersebut, AKBP Hartoyo, mengimbau kepada seluruh personilnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu menjaga imunitas serta tetap mentaati protokol kesehatan. Karena, meskipun diketahui bahwa varian omicron tidaklah berbahaya, tetapi penularannya sangat cepat. Gejala yang dialami hanya flu biasa ditambah diare.

“Tolong jaga kesehatan, tetap menjaga protokol kesehatan dimanapun rekan-rekan berada. Kemudian diingatkan juga kepada seluruh keluarga kita, terutama putra-putri kita yang sudah melaksanakan sekolah tatap muka 100%,” ucap AKBP Hartoyo, Senin (24/01/2022).

Selain itu, Wakapolrestabes Surabaya juga mengimbau kepada seluruh personilnya untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan mewaspadai adanya tindakan kriminalitas yang dapat membahayakan serta merugikan diri sendiri dan masyarakat umum lainnya.

Kemudian, beliau juga menyampaikan, bahwa kasus tindak kekerasan terhadap seseorang kembali meningkat mulai dari awal pergantian tahun sampai sekarang.

“Kebanyakan terjadi pada saat ada seseorang yang menggunakan atribut tertentu kemudian dikroyok oleh beberapa orang lainnya,” lanjut AKBP Hartoyo.

Menurutnya, jika permasalahan ini dibiarkan maka akan menimbulkan saling balas dendam yang semakin besar. Karena, masing2 kelompok merasa memiliki kelebihan sehingga menimbulkan sifat2 yang sering memicu kekerasan kelompok.

“Kepada rekan-rekan sekalian yang ikut atau menjadi bagian dari perguruan silat, harus bisa menjadi contoh dan pembeda serta mengarahkan ke hal-hal yang baik dan produkrltif dalam organisasi tersebut,” Tutup AKBP Hartoyo.

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!