Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

Bantuan JUT DTPHPKP Kabupaten Magetan, Dipertanyakan…! 

badge-check


					Bantuan JUT DTPHPKP Kabupaten Magetan, Dipertanyakan…!  Perbesar

Magetan RepublikNews – Masyarakat Desa Cileng Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan Jawa Timur, pertanyakan turunnya proyek JUT dari Dinas TPHPKP yang belum terealisasi hingga saat ini. Padahal menurut pemerintah desa setempat, bantuan proyek jalan usaha tani tersebut telah di ajukan sejak 2018 yang lalu.

“Sudah di ajukan beberapa tahun yang lalu mas, dan juga sudah ada survey. Memang saat itu katanya di pending dengan alasan refocusing tapi sampai sekarang juga belum turun. Sementara masyarakat berkali kali menanyakan kepada pihak Pemerintah Desa maupun Gapoktan terkait kebenaran turunnya proyek tersebut”. Kata Sukadi Ketua Kelompok Tani Dukuh Jurang Banteng Desa Cileng.

Lanjutnya, “Sebenarnya jalan usaha tani yang di harapkan tersebut, bisa menyambung pembangunan dan pembukaan jalan baru yang di danai dari swadaya masyarakat”.

Diketahui, jalan sepanjang 2,5 kilometer yang juga menjadi jalan alternatif antara Dusun Jurang Banteng Ke Dusun Kritik tersebut menurut beberapa yang di temui akan sangat mempermudah akses pengangkutan hasil pertanian warga dari puluhan hektar lahan yang ada.

Dari pantau awak Republik News dari beberapa warga setempat, sebelum adanya “buka jalan dengan alat berat”, dulunya jalan yang di lewati adalah jalan setapak, licin, serta bahaya (terjal, curam). Lokasinya sebelah dari jalan yang sudah di buka dengan pengerjaan swadaya masyarakat.

“Sak derenge dalan niki di bego, wau’ne liwat mriki, sengsoro mas, liwat terowongan, jeru. Nggeh pengene sekecone di bantu, nek angsal dalan di tlasah utowo di cor ngoten, harapane warga mriki. Yang dalam bahasa Indonesia, “Sebelum jalan ini di bego, dulunya kita lewati sengsara mas, lewat terowongan dan dalam. Pengennya kita di bantu, kalau ada jalan di ratakan atau di cor, harapan warga di sini, “Kata Sarbi salah satu warga desa setempat.

Sampai berita ini di turunkan Media Republik News belum berhasil meminta klarifikasi kepada Dinas terkait hal tersebut. (iw) Bersambung…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!