Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Pencurian Hewan Ternak di Desa Gadingsari, Polres Bondowoso Kantongi Nama Pelaku

badge-check


					Pencurian Hewan Ternak di Desa Gadingsari, Polres Bondowoso Kantongi Nama Pelaku Perbesar

BONDOWOSO,Republiknews – Maraknya pencurian sapi di wilayah Desa Gadingsari, Kecamatan Pakem, kembali menjadi sorotan Aparat Penegak Hukum (APH) Kepolisian Resort (Polres) Bondowoso.

Namun ternyata, hingga saat ini baru satu kasus saja yang dilaporkan secara resmi. Sebelumnya, terkait pengaduan masyarakat sebagaimana yang disampaikan dalam beberapa pemberitaan, ada sekitar enam kali pencurian selama satu bulan di kawasan itu.

Lima di antaranya pencurian tak sempat terjadi, karena warga berhasil menggagalkan rencana curwan itu.

Dikatakan oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Wimboko, “Laporan pencurian yang diterima oleh Polsek Pakem itu, yakni pencurian sapi milik Suratik, warga Dusun Stapai, Desa Gading Sari, dan sudah kita tindak lanjuti,” ujarnya saat dikonfirmasi. Selasa (24/5/2022).

Lebih lanjut, kata Wim (Panggilan akrabnya*red). Di desa yang sama, kembali terjadi pencurian pada sekitar 21 Mei 2022, kemarin sekitar pukul 22.00 WIB. Namun beruntung, warga berhasil menggagalkan pencurian tersebut.

“Pelaku tidak berhasil mencuri sapi. Saat melancarkan aksinya, sudah kepergok warga saat memotong tali ikat sapi,” jelasnya.

Menurutnya, saat kejadian untuk yang kedua kalinya itu, warga sekitar langsung menelpon anggota buser dan anggota polsek. Sehingga petugas langsung datang ke TKP.

Karenanya, ketika mengetahui adanya dua kejadian yang meresahkan itu, Kapolres Wimboko memaparkan, bahwa sebenarnya maraknya pencurian sapi yang terjadi di desa tersebut telah ditangani. Bahkan, pihaknya sendiri sudah mengantongi nama pelaku. Namun, memang masih didalami lebih lanjut.

“Kita bahkan sudah kantongi nama pelaku. Namun kita dalami dulu,” tegasnya.

Selain itu ia mengimbuhkan, adanya lima pencurian lain yang berhasil digagalkan oleh warga. Saat ini Polsek Pakem telah berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat, supaya melaporkan peristiwa yang terjadi ke Kepolisian. Sehingga, pihaknya bisa melakukan mapping.

Oleh karena itu, lanjut Wimboko, pihaknya juga mengajak warga sekitar agar menggalakkan kembali Poskamling di wilayah tersebut.

“Kita juga masih mengumpulkan semua info. Mengapa desa lainnya aman, namun Desa Gadingsari yang kurang aman. Kita masih mendalami motifnya,” tutup nya.

 

(Agung/Hms)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!