Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

Pendam V/Brawijaya Bersama Babinsa Lakukan Pendataan Bagi Anak Stunting di Wilayah Sawunggaling

badge-check


					Pendam V/Brawijaya Bersama Babinsa Lakukan Pendataan Bagi Anak Stunting di Wilayah Sawunggaling Perbesar

Surabaya,Republiknews– Satuan Penerangan Kodam V/Brawijaya bersama Babinsa melakukan pendataan terhadap anak Stunting yang berada di kawasan Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo Surabaya. Pendataan bagi anak stunting tersebut dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam rangka Percepatan Penurunan Angka Stunting di Indonesia.

Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya,(Kapendam) Kolonel Arm Kusdi Yuli Suhandra mengatakan pendataan yang dilakukan personil Pendam V/Brawijaya bersama Babinsa dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam rangka Percepatan Penurunan anak Stunting di Indonesia.

Sebagaimana perintah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman kepada seluruh satuan TNI AD khususnya satuan jajaran Kodam untuk melakukan pendampingan terhadap anak Stunting di masing-masing wilayah.

“Jadi sesuai perintah Panglima TNI dan Kasad, masing-masing satuan diminta untuk mendukung program tersebut. Dengan cara apa?, Menjadi bapak asuh (Anak Stunting) bagi mereka,” jelas Kolonel Arm Kusdi Yuli Suhandra, Jumat, (16/9/2022).

Menurutnya, peran serta Bapak Asuh bagi anak Stunting dirasa sangat penting. Terutama dalam hal memulihkan atau meningkatkan tumbuh kembang anak (Stunting). Sehingga hal itu akan berdampak positif dalam penurunan angka Stunting di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

“Setelah dilakukan pendataan, nantinya akan kami bantu sesuai kebutuhan dalam penanganan anak Stunting. Baik makanan, atau minuman. Terutama susu. Ini sangat penting,” tambah Kapendam V/Brawijaya

Disamping itu, Kodam V/Brawijaya juga memberikan langkah-langkah edukasi kepada masyarakat dalam hal mengurangi resiko Stunting. Hal itu dilakukan untuk menekan tingginya angka Stunting di Jawa Timur.

“Langkah-langkah seperti ini tidak hanya di lakukan di Kodam V/Brawijaya saja, tapi di seluruh Kodam yang ada di Indonesia, tandasnya.

Sementara Noer Misbach, ibu dari Azril Zain Nugroho (3) mengungkapkan bahwa sakit yang diderita anaknya baru diketahui sejak dua tahun terakhir. Meski hasil lab anaknya menunjukkan kondisi sehat, namun berat badan anak kian menurun.

“Sebelumnya pakai Asi dan susu tambahan. Ternyata enggak cocok. Sempat juga di opname, hasil lab nya sehat. Tapi gara-gara enggak cocok susunya sampai menderita demam tinggi. Dan BB nya pun terus menurun,” terangnya.(*)

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!