Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

NASIONAL

Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya Gelar Wisuda Sarjana ke-XXVI

badge-check


					Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya Gelar Wisuda Sarjana ke-XXVI Perbesar

Surabaya, RepublikNews – Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi-Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) menggelar wisuda sarjana Ilmu Komunikasi ke-XXVI, berlangsung di Dyandra Convention Centre, jalan Basuki Rahmat Surabaya. Sabtu (26/11)

Dengan mengusung tema “Innovation in Digital Communication: Contemporary Trends and Strategies for New Age Media Professional”, Wisuda diikuti 91 mahasiswa dari peminatan Jurnalistik, broadcasting, dan public relations.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan orasi ilmiah berisi ajakan kepada para lulusan yang akan diwisuda untuk menjadi insan media yang mampu mengubah Surabaya menjadi kota yang berkarakter mencintai bangsa, bukan karakter yang merusak atau memberikan contoh-contoh buruk kepada generasi muda.

Wisuda yang diikuti 91 mahasiswa dari peminatan Jurnalistik, broadcasting, dan public relations tersebut berlangsung di Dyandra Convention Centre, jalan Basuki Rahmat Surabaya.

“Media massa memiliki peran besar dalam membentuk karakter bangsa ini. Oleh karena itu lulusan Stikosa lah nanti yang akan menjadi insan-insan media yang mampu menginspirasi dan menyebarkan berita-berita baik”

Sementara Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Dirmanto dalam orasi ilmiahnya menyebut bahwa tema yang diangkat merupakan gambaran dari kondisi saat ini yang menuntut transformasi digital. “Tiga persoalan yang diangkat dalam KTT G-20 di Bali: pertama, negara-negara di dunia termasuk Indonesia, masih mengalami kesenjangan digital. Kedua, rendahnya literasi digital. Dan ketiga, kurangnya ruang-ruang digital yang sehat dan bermanfaat”. Oleh karena itu lulusan Stikosa-AWS memiliki peran penting dalam melakukan literasi digital bagi masyarakat.

Imbauan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penandatanganan nota kesepahaman berisi Kerjasama penguatan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Bukan hanya mengantongi ijazah sarjana, 91 wisudawan hari itu sekaligus memiliki sertifikat kompetensi dari Lembaga yang tersertifikasi Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP) untuk profesi Digital Marketing dan Data Analyst.

“Di luar, untuk mendapatkan sertifikat ini dibutuhkan biaya Rp 2,5 juta per orang. Namun khusus mahasiswa Stikosa gratis karena seluruh biaya ditanggung oleh Kementerian Kominfo melalui program Talent Scouting Academy (TSA) yang dilaksanakan selama bulan Oktober-November 2022 lalu” tutur Ketua Stikosa-AWS, Dr. Meithiana Indrasari, S.T., M.M. dalam sambutannya. (setya)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

Penyaluran Beras SPHP Terkendala Akses Transportasi Darat dan Udara

11 Desember 2025 - 12:08 WIB

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satgas Pengendalian Harga Beras SPHP Salurkan 6.434 ton di 6 Provinsi wilayah Papua Raya

11 Desember 2025 - 12:01 WIB

Trending di NASIONAL
error: Content is protected !!