Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Kebersamaan Sholat Idul Fitri 1440 H/2019 M, Bagi Muslim Muslimah Kabupaten Tuban.

badge-check


					Kebersamaan Sholat Idul Fitri 1440 H/2019 M, Bagi Muslim Muslimah Kabupaten Tuban. Perbesar

Tuban, RepublikNews

Masjid Agung Tuban yang berada disebelah baratnya Alun-alun Tuban merupakan tujuan utama bagi muslim muslimah warga Kabupaten Tuban maupun luar daerah untuk melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri 1440 H tahun ini.
Hari ini,5 Juni 2019 (1 Syawal 1440 H) adalah hari yang sangat dinanti-nantikan oleh kaum Muslimin,inilah hari yang disebut-sebut sebagai momentum untuk kembalinya kesucian diri, setelah menyelesaikan kewajiban puasa Ramadhan selama sebulan penuh,kaum muslimin merayakan ujung dari kewajiban puasa Ramadhan itu dan melengkapinya dengan Sholat Idul Fitri,kita di Indonesia ini menyebut momen Idul Fitri seperti hari ini dengan istilah “Lebaran”, istilah itu pada hakekatnya menunjukkan kembalinya kesucian diri, pasalnya,kata lebaran itu terambil dari kata dasar lebar yang berarti terlepas dari Noda dan Dosa.

Bupati Tuban H.Fathul Huda bersama Sekda dan Forkopimda mengikuti sholat Idul Fitri dimasjid Agung Tuban,selaku Imam sholat adalah  Al Habib Abu Bakar Assegaf dan Khutbah Idul Fitri 1 Syawal 1440 H di sampaikan Prof Akh.Muzakki,M.Ag,Grad.Dip.SEA,M.Phil,Ph.D.

Dalam khutbahnya Prof.Akh.Muzakki menyampaikan bahwa ” Ibadah puasa Ramadhan beserta ibadah-ibadah sunah lainnya selama sebulan penuh adalah bagian dari usaha seorang muslim untuk menciptakan, menjemput atau minimal menjadi bagian dari Proses lahirnya momentum id itu,maka, mereka yang tidak melaksanakan ibadah puasa Ramadhan tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat sejatinya akan sulit untuk memiliki kemampuan menciptakan, menjemput atau minimal menjadi bagian dari proses lahirnya momentum id itu sendiri.” kata Muzakki.

Marilah Hari Raya Idul Fitri ini kita jadikan sebagai momentum untuk memaknai pengalaman hidup, apa yang telah kita lakukan adalah pengalaman,dan itu semua adalah masa lalu, janganlah masa lalu membuat kita pesimis atas masa depan, janganlah masa lalu membunuh masa depan, janganlah pengalaman masa silam menjadikan kita tidak mampu meraih kebaikan di masa depan.semoga dengan Idul Fitri kali ini, kita bisa meningkatkan kualitas kehambaan kita di hadapan Allah SWT serta kualitas diri kita sebagai warga bangsa.


Taqobballahu Minna Waminkum,shiyamana wa shiyamakum,ja’alanallahu wa iyyakum minal a’idzin wal fa’izin wal maqbulin , kulla amin wa antum bikhoir.selamat merayakan Idul Fitri 1440 H.Mohon Maaf Lahir dan Bathin. (@nto).

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!