NGAWI, REPUBLIKNEWS – Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Desa Kuniran Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp. 100.000.000, merugikan para pekerja, pasalnya sejumlah pekerja mengaku kecewa akibat honor/ upah yang belum mereka terima sama sekali sampai hari ini, padahal proyek sudah selesai.
Salah satu pekerja inisial P yang tidak mau di sebut identitas lengkapnya kepada RepublikNews mengatakan sangat kecewa, dimana upah yang seharusnya ia terima untuk kebutuhan keluarganya belum diterima.

Kami sangat kecewa Pak. Upah kerja kami belum dibayar padahal pekerjaan sudah selesai,” ujarnya.saat di temui di lokasi proyek , Rabu (05/04/2023) Sore.
Menurutnya, upah kerja tersebut sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari hari dan untuk kebutuhan sekolah anak-anaknya,apa lagi saat ini bulan romadhon jadi sangat banyak kebutuhan untuk setiap harinya.
Sudiarto selaku TPK proyek saat di konfirmasi terkait hal tersebut membenarkan bahwa semua honor upah pekerja pada Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) Desa Kuniran Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp. 100.000.000 belum d bayarkan sama sekali sampai saat ini.
Sementara itu Kepala Desa Kuniran Djoko Sukindro belum bisa di temui, saat di konfirmasi melalui selulernya (WhatsApp) tindak ada tanggapan hingga sampai berita ini di terbitkan belum merespon dan memberikan jawaban.
Para pekerja berharap agar upah kerja mereka dapat diselesaikan secepatnya,mengingat saat ini bulan puasa dan mendekati lebaran jadi sangat banyak sekali kebutuhan yang di perlukan. (C.ROVIEK.S)













