Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

INVESTIGASI

Diduga Kegiatan Fiktif, Lumbung Desa Pemerintah Pekon Pajar Agung Layak Di Pertanyakan ?

badge-check


					Diduga Kegiatan Fiktif, Lumbung Desa Pemerintah Pekon Pajar Agung Layak Di Pertanyakan ? Perbesar

Lambar, RepublikNews -Terkait Kegiatan pengelolaan lumbung Pekon (desa) yang mana menelan angaran sebesar, 28.900.000, (Dua Puluh Delapan Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah) yang di anggarkan melalui Dana Desa. Tersebar isu indikasi adanya Dugaan kegiatan Fiktif terkait yang di lakukan oleh pemerintah Pekon Pajar Agung, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat.

Berdasarkan hasil laporan dan aduan dari Masyarakat sebagai petunjuk terkait kegunaan Dana Desa yang di peruntukan untuk pengelolaan lumbung Pekon (desa), dan Untuk memastikan terkait pengaduan Masyarakat (Dumas) tersebut, dari beberapa awak media mendatangi kantor balai desa/Pekon Pajar Agung untuk melakukan konfirmasi dan memastikan titik lumbung Pekon (desa) tersebut demi berimbangnya pemberitaan. Kamis (11/05/1023).

Setibanya di balai pekon (desa) di sambut dengan ramah oleh inisial (M) selaku Kadus 2, dan inisial (S) selaku aparat yang membidangi pembangunan. Salah satu awak media mempertanyakan titik lokasi lumbung desa tersebut dan berbentuk apa juga siapa pengelolanya.

Perangkat Pekon Fajar Agung tersebut seolah kaget, karena menurutnya baru mendengar informasi terkait lumbung desa, kemudian mereka mengarahkan untuk konfirmasi dengan Riswandi selaku Kasi Pemerintahan dan operator.

Sangat miris dan kuat dugaan, bahwa tata kelola pemerintahan pekon (desa) tidak transparan antar sesama perangkat. Sehingga patut di pertanyakan kinerja perangkat pekon (desa) yang mana telah di gaji oleh pemerintah demi mewujudkan kesejahteraan Masyarakat baik pembangunan maupun pembinaan serta pemberdayaan Masyarakat .

Ditempat terpisah, Riswandi selaku Kasi pemerintahan dan operator S&G melalui via WhatsApp, di konfirmasi terkait lumbung pekon (desa) mengatakan bahwa itu hanya judul saja, karena telah di alihkan ke pengadaan pembibitan, namun tidak di jelaskan berapa jumlah pengadaan bibit dan telah bersertifikat kah Bibit tersebut.

Lebih lanjut Ia juga menambahkan Selain untuk pengadaan bibit juga untuk pembangunan jalan. Sungguh hal yang kurang masuk di akal, dan Layak untuk di pertanyakan. Mungkinkah dana senilai Rp. 28.900.000 untuk membuat jalan dan pengadaan pembibitan, terus kenapa laporannya Untuk Lumbung Desa …? (Nur/tim) Bersambung..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!