Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

Pangdam V/Brawijaya: Kurangi Fanatisme Sempit, Jangan Mau Diadu Domba

badge-check


					Pangdam V/Brawijaya: Kurangi Fanatisme Sempit, Jangan Mau Diadu Domba Perbesar

Bondowoso, RepublikNews – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf mengikuti adanya sholawat Burdah bertemakan Doa Untuk Negeri yang digelar di Alun-Alun Raden Bagus Asra Ki Ronggo, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Senin (15/05/2023) malam.

Selain Pangdam, beberapa pejabat hingga tokoh masyarakat pun ikut hadir pada pelaksanaan kegiatan tersebut.

Beberapa pesan disampaikan oleh Pangdam di sela pelaksanaan sholawat tersebut, salah satunya menjaga Persatuan dan Kesatuan yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

“Indonesia memiliki suku, agama dan ras serta aliran kepercayaan yang sangat ragam. Hal itu, sangat rentan terjadi perpecahan apabila kita tidak memperkuat Persatuan dan Kesatuan,” kata Mayjen TNI Farid Makruf.

Jenderal jebolan Korps baret merah atau Kopassus itu menambahkan, adanya sholawat Burdah yang berlangsung saat ini menurutnya harus bisa dijadikan contoh maupun dasar utama jika demokrasi di Bondowoso sudah terwujud dengan baik.

Menjelang tahun politik tahun 2024 mendatang, kata Pangdam, Bondowoso harus bisa menjadi poros terciptanya pesta demokrasi yang jujur dan damai. Khususnya, dalam menghindari maupun mencegah terjadinya segala bentuk kerusuhan yang mungkin terjadi.

“Jangan percaya hoaks, jangan mau diadu domba. Kurangi fanatisme sempit yang membuat kita akhirnya berpikiran bahwa hanya kita saja yang benar,” tegas Pangdam.

Tak hanya itu saja, Mayjen TNI Farid Makruf juga menghimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya radikalisme. Pangdam menyebut, radikalisme merupakan suatu hal yang sangat berbahaya.

“Bila ada indikasi radikalisme di sekitar saja, jangan ragu untuk segera melaporkan,” pintanya. (Es)

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!