MOJOKERTO| Bupati Mojokerto Ikfina bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kabupaten Mojokerto terus menggerakkan para remaja putri di Kabupaten Mojokerto, untuk teratur minum tablet tambah darah (TTD) seminggu sekali.
Pada kegiatan rutin senam bersama dan kampanye minum TTD program Jumat Ceria (Jumat Cantik, Enerjik, Rajin, Inovatif, Aktif) yang kali ini digelar di lapangan sekolah SMPI Darunniyah, Jumat (8/9/23) pagi.

Dalam kegiatan Jumat Ceria ini turut hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Kepala Puskesmas Jetis, Kepala Puskesmas Kupang, Camat Jetis dan Forkopimca
Bupati Mojokerto Mengatakan Stunting ini bisa dipicu bumil yang kurang darah. Jika ditarik ke belakang, ternyata sebelum hamil kondisinya sudah kekurangan darah (anemia) ketika masih remaja. Maka dari itu, kampanye TTD ini merupakan upaya preventif pencegahan anemia pada remaja putri yang akan menjadi calon ibu kelak. Muaranya adalah adalah agar para calon ibu yang sehat bisa melahirkan bayi-bayi yang sehat pula di masa depan.
“Presiden mewajibkan semua daerah untuk mempercepat penurunan stunting. Karena jika bayi-bayi lahir dalam kondisi stunting, maka dapat berisiko mengurangi kecerdasan 20% di bawah standar. Kalau sudah demikian, maka kita akan menjadi bangsa yang mudah dimanfaatkan dan dibodohi. Kalian semua akan menjadi calon istri, dan calon ibu. Kenapa remaja putri rawan anemia atau kurang sel darah merah? Karena setiap bulan kita menstruasi. TTD yang Ibu bagikan mengandung 60 mg zat besi untuk kebutuhan 4 hari, karena setiap hari 15 mg. Minumlah TTD seminggu sekali setiap hari Jumat. Ibu minta tolong jaga kesehatan kalian. Persiapkan semuanya dengan baik hingga waktunya tiba. Ketika saatnya tiba, maka kalian bisa menjadi istri dan ibu dari anak-anak yang sehat,” pesan Bupati. (etyo)














