Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

Dispendik Ponorogo: Terkait Bangunan SDN 2 Karangpatihan Pulung, Nunggu “Dok” Dari Bupati

badge-check


					Dispendik Ponorogo: Terkait Bangunan SDN 2 Karangpatihan Pulung, Nunggu “Dok” Dari Bupati Perbesar

PONOROGO | Menyingkapi Edi Supriyanto Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo gedung SDN 2 Karangpatihan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo yang rusak parah dan nyaris ambruk, dan juga terkait pernyataan Dinas Pendidikan yang akan menggelontorkan dana untuk perbaikan bangunan sekolah, sebagaimana diberitakan RepublikNews pada 3 Oktober 2023 kemarin.

Ternyata masih menyisakan sedikit tanya, terutama bagi tenaga pengajar dan wali murid SDN 2 Karangpatihan. Pasalnya sampai berita ini di turunkan, belum ada keputusan dari bupati terkait realisasi anggaran yang akan di gelontorkan untuk membiayai kegiatan rehabilitasi ruang kelas yang rusak tersebut. Hal ini di utarakan Edi Supriyanto Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo pada Rabu (4/10/2023) dikantornya waktu ditemui.

Pada pernyataannya disampaikan bahwa pihaknya tinggal menunggu “dok” atau persetujuan dari Bupati.

“Yang jelas pembangunan rehab tetap kita prioritaskan. Apalagi kami sudah ajukan, cuma tinggal menunggu “dok”dari bupati,” kata Edi.

Disinggung mengenai anggaran nilai 600 juta untuk perbaikan gedung SDN 2 Karangpatihan, Edy Suprianto menyampaikan, memang benar pihaknya telah mengajukan anggaran sebesar nilai angka tersebut melalui PAK Kabupaten Ponorogo. Namun menurutnya untuk saat ini tidak mungkin bisa sebesar itu. Dikarenakan waktu yang singkat (tinggal tiga bulan) untuk menyelesaikan pekerjaan.

“Kemarin kita mengajukan 600 juta, tetapi kalau PAK kayaknya ndak mungkin, karena waktunya tinggal tiga bulan”. Ungkapnya.

Selain itu Edy Suprianto juga mengatakan bahwa mengenai refocusing anggaran yang diterapkan, juga berdampak pada kebijakan pemerintah kabupaten Ponorogo.

“Posisi kita cuma pelaksana mas…..yang pasti pembangunan nanti cuma rehab atas (atap). Apalagi saya juga sudah sampaikan kepada kepala sekolah dan Pemkab akan pekerjaan nanti bertahap, dan mereka menyetujui, “ucapnya.

Sebagaimana di ketahui dari berita sebelumnya, dengan kekhawatiran pihak akan keselamatan murid dan gurunya, puluhan murid SDN 02 Karangpatihan terpaksa harus melakukan kegiatan belajar mengajar di ruang darurat dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, dan terlihat tak layak untuk ruang kelas pada umumnya.

Ya… mudah-mudahan dari apa yang disampaikan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo untuk merealisasi pembangunan tersebut cepat dan segera disetujui Bupati. (w.i)

Baca Lainnya

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

Trending di NASIONAL
error: Content is protected !!