Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

BERITA UTAMA

Darlis Aziz : Produk Rempah Aceh Selatan Mendunia

badge-check


					Darlis Aziz : Produk Rempah Aceh Selatan Mendunia Perbesar

BANDA ACEH – Darlis Aziz, Alumni Mahasiswa Turki dan juga Mantan Ketua Ikatan Masyarakat Aceh di Turki (IKAMAT) sangat bangga melihat anjungan Aceh Selatan yang tidak pernah sepi dan selalu dikunjungi oleh banyak sekali orang, karena Aceh Selatan yang telah menjadi juara anjungan 2 kali secara berturut-turut ini berhasil membuat banyak pengunjung penasaran.

Selain dikenal dengan tanaman palanya, Aceh Selatan juga diperkaya akan tumbuhan rempah lainnya, ujarnya disampaikan pada Sabtu (11/11/2023).

Hal ini dikatakannya saat berkunjung ke Anjungan Aceh Selatan, sesuai tema rempahkan bumi pulihkan dunia, hanya Aceh Selatan yang layak dan cocok untuk dijadikan model daerah penghasil rempah yang kaya, katanya.

Menurut Ketua KNPI Türkiye aktif ini, Dunia hari ini sangat membutuhkan akan produk-produk rempah Aceh selatan. Bahkan beberapa waktu lalu ada pengusaha Turki yang ingin serius berinvestasi nilam dan cengkeh di Aceh. Hari ini banyak penyakit dunia pasca Covid-19 yang dapat menyembuhkan, kemarin itu pas covid banyak orang disembuhkan oleh rempah-rempah seperti campuran kayu manis dan lada hitam, selain rempah juga ada pala, cengkeh dan nilam hanya Aceh Selatan yang berkualitas tinggi dibanding daerah lain.

Lanjutnya, banyak rempah-rempah Aceh Selatan yang tidak dimiliki oleh daerah lain, maka ini harus menjadi penilaian plus oleh tim juri dan pihak-pihak lainnya bahwa Aceh Selatan sangat cocok dan layak dijadikan perwakilan Aceh sebagai perwadahan rempah di dunia persilatan.

Mantan Presiden pelajar Indonesia di Turki ini juga menambahkan, jika bicara dengan pala, cengkeh dan nilam memang kalau dibandingkan dengan daerah lain itu tidak ada apa-apanya.

Bicara tema, dilihat secara sejarah Aceh Selatan merupakan pusat penghasilan lada, bahkan kecamatan Maukek pernah menjadi penghasil lada terbesar diseluruh kerajaan Aceh Darusalam pada abad kedelapan belas se Aceh Darusalam dengan angka produksi mencapai 5000 Ton perbulan, jelasnya.

Produk-produk rempah yang dihasilkan Asela seperti lada, pala, cengkeh, dan lain sebagainya ini tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap masakan, namun juga bisa diolah menjadi berbagai macam produk turunan seperti obat herbal yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit, ujarnya.

Ia juga berharap Pemerintah Aceh dapat memperhatikan dan menilai bahwa rempah dianjungan Aceh Selatan kaya dengan keasrian dan layak mendapatkan juara di PKA 8 ini, pungkasnya mengakhiri.(Rifan)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

Terkait Tanah Urug Lahan, DLH Mojokerto Tegaskan Pengembang Wajib Gunakan Material Legal

17 Desember 2025 - 15:18 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!