Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

HIDRANT PASAR TUMPANG TIDAK BERFUNGSI SETELAH PROYEK SELESAI DIKERJAKAN

badge-check


					HIDRANT PASAR TUMPANG TIDAK BERFUNGSI SETELAH PROYEK SELESAI DIKERJAKAN Perbesar

Malang, RepublikNews – Setelah munculnya pengakuan dari Juni Suharto (17/6/19) selaku seksi Fasilitas Umum (fasum) Paguyuban Pedagang Pasar Tumpang (P3T) kecamatan Tumpang Kabupaten Malang kepada rekan rekan wartawan bahwa pengadaan hidrant sebagai alat utama pemadam kebakaran dipasar tumpang sama sekali tidak berfungsi setelah proses pengerjaan proyek selesai dikerjakan.

Proyek dengan totalanggaran sebesar Rp. 800.000000 sama sekali tidak bisa digunakan sebagaimana fungsinya. Pihak disperindag sendiri telah mencoba bersurat kepada Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta karya (DPKPCK) kabupaten Malang sebagai dinas yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan fisik pasar Tumpang.

Pihak Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) sendiri mengaku telah melakukan uji coba salah satu hidrant saat proses penyerahan berlangsung, bahkan mendokumentasikannya dalam sebuah video.

Terkait temuan bahwa pada selanjutnya hidrant tersebut justru tidak berfungsi sama sekali Dinas Cipta Karya menyatakan bahwa ini masih dalam proses garansi oleh pihak kontraktor. Terdapat 4 kotak dilantai atas dan 5 kotak dilantai bawah pada kondisi tidak berfungsi tanpa dilengkapi selang serta tidak terkunci.

Hidrant sebagai alat utama pemadam kebakaran seharusnya mampu memberikan jaminan keamanan dari bahaya kebakaran. Tentu saja sangat diharapkan kondisi hidrant yang mampu digunakan sewaktu waktu sehingga mampu meminimalisir dampak akibat bahaya kebakaran yang bisa terjadi sewaktu waktu.

Para pedagang dipasar Tumpang sangat berharap kondisi hidrant yang bahkan secara mekanis tidak dilengkapi selang bisa berfungsi sebagaimana mestinya, Serta proses pemeliharaan yang berkala sehingga hidrant tersebut tetap terawat. (giar)

Baca Lainnya

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Proyek Pengurukan Lahan di Puri -Mojokerto Tanpa Penanggung Jawab dan K3, Urugan Diduga Tambang Ilegal

15 Desember 2025 - 15:43 WIB

Pencairan Asuransi Jiwa Tanpa Sepengetahuan Debitur, BTN Cabang Mojokerto Diduga Lakukan Maladministrasi

14 November 2025 - 19:11 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!