Menu

Mode Gelap
Kapolres Metro Kota Tangerang Sambut Baik Sinergitas FWJ Indonesia Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

BERITA UTAMA

Koalisi Lembaga Rehabilitasi Aceh Sayangkan Pernyataan BNN

badge-check


					Koalisi Lembaga Rehabilitasi Aceh Sayangkan Pernyataan BNN Perbesar

Banda Aceh,RepublikNews – Terkait dengan pernyataan BNN yang mengatakan bahwa di Aceh tidak memiliki panti rehabilitasi, koalisi lembaga rehabilitasi Aceh sangat menyayangkan pernyataan tersebut, oleh karena itu koalisi Rehabilitasi Aceh meminta agar BNN segera mengklarifikasi pernyataan tersebut

Juru bicara Koalisi Rehabilitasi Aceh Firdaus mengatakan seluruh lembaga rehabilitasi di Aceh, akan melakukan evaluasi kerja dan kemitraan dengan BNN Terkait pernyataan tersebut, ini pembohongan publik disaat rakyat membutuhkan rehabilitasi malah BNN terkesan menutupi keberadaan lembaga rehabilitasi di Aceh.

Kita tidak bisa menerima pernyataan tersebut, dan membuat kami pekerja rehabilitasi sangat tersinggung dengan apa yang telah disampaikan oleh BNN. Padahal saat ini ada beberapa lembaga yang sudah di tunjuk oleh pemerintah baik itu Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan Non IPWL di antaranya di bawah kemensos ada Pintu Hijrah, Kayyis Ahsana, Tabina, Yakita dan Yayasan Bahari di Aceh Tenggara, Di bawah kemenkes ada Rumoh Harapan Aceh didepan RSJ, dan rehabilitasi non IPWL diantaranya : Surya, Gema, PPAN di Bireuen. Kesemua lembaga tersebut selama ini telah menjadi Mitra kerjasama BNN dalam penanganan pecandu Narkotika di Aceh, jadi sangat disayangkan BNN menutupi informasi ini ke publik hanya dengan alasan berharap pemerintah membangun Pusat rehabilitasi di Aceh.

Pada dasarnya kita sepakat dan setuju malah siap membantu jika ada gagasan-gagasan membangun panti rehabilitasi lainnya di Aceh, karena kita sadar bahwa Aceh saat ini sangat membutuhkan penanganan serius Terkait rehabilitasi, semakin banyak semakin bagus tapi bukan mengebiri Mitra yang selama ini mendukung mereka, ucap firdaus.

Terakhir daus menyampaikan agar BNN bersikap bijak dan arif dalam menangani narkotika di Aceh, jangan merasa super power sendiri, sehingga rekan lembaga rehabilitasi di Aceh dianggap tidak bekerja. Kami serius akan melakukan evaluasi, bisa saja semua lembaga rehabilitasi diAceh akan memutuskan hubungan kerjasama dan kemitraan dengan BNN, itu tergantung hasil rapat koalisi yang dihadiri oleh rekan-rekan rehabilitasi nantinya. (Riri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya

14 Maret 2026 - 22:37 WIB

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

23 Februari 2026 - 23:14 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!