Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

ADVETORIAL

Bupati Lampung Barat Akan Evaluasi Pelaksanaan Festival Sekala Bekhak

badge-check


					Bupati Lampung Barat Akan Evaluasi Pelaksanaan Festival Sekala Bekhak Perbesar

Lampung, RepublikNews – Bupati Lampung Barat akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Festival Sekala Bekhak (FSB) yang semakin tahun antusiasme masyarakat semakin menurun.

Diwawancara usai membuka secara resmi event tahunan yang diselenggaran di Kawasan Sekuting Terpadu Pekon Watas Kecamatan Balikbukit Sabtu malam (6/7), Parosil mengungkapkan, persoalan turunnya antusiasme masyarakat untuk menghadiri event tahunan yang ke-6 tersebut akan menjadi bahan evaluasi kedepan.

“Pemerintah daerah sudah melaksanakan (FSB) dengan cukup baik, dan tentunya tugas pemerintah daerah juga melakukan evaluasi, apa saja yang menjadi penyebab turunnya antusiasme masyarakat, apakah karena acaranya terlalu malam atau karena memang kurangnya promosi dari OPD terkait,” ungkap Pakcik, sapaan Parosil Mabsus.

Bahkan ia menyebut, bahwa promosi terkait dengan FSB masih sangat kurang, sehingga tidak banyak masyarakt mendapatkan informasi terkait terkait dengan jadwal event tersebut.

“Saya lihat memang ada di dua titik (promosi melalui banner) dan itu juga tidak terlalu jelas, sehingga memang informasi terkait FSB itu kurang sampai di masyarakat,” kata dia.

Selain itu, lanjut Pakcik, perlu evaluasi untuk acara yang ditampilkan, mengingat Lambar terdiri dari banyak suku, sehingga kedepan ia berharap tidak hanya budaya Lampung saja yang ditampilkan melainkan seluruh budaya yang ada di Lambar.

“Selain acaranya harus ada untuk budaya suku lain selain Lampung, juga perlu ada acara pendukung seperti stand-stand dan bazar, karena banyak masyarakat yang datang itu untuk menonton pasar malam atau stand, selain menonton pentas seni yang ditampilkan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, antusiasme masyarakat pada grand opening FSB ke-6 cukup rendah, penonton yang datang kurang dari 1000 orang, jumlah yang sangat sedikit dibandingkan anggaran yang sediakan untuk event tersebut yang mencapai Rp821 juta. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!