MOJOKERTO | Semangat kebangsaan dan semangat perubahan menggelora dalam Seminar Kebangsaan yang digelar DPC Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto di Kedai Teras, Desa Sawo, Kecamatan Jetis, Minggu (2/11/2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono, Meneruskan Semangat Perubahan Bersama Agus Harimurti Yudhoyono” itu dihadiri 142 peserta dari 150 undangan, terdiri dari pengurus DPC, DPAC Dawarblandong, Kemlagi, Jetis, Gedeg, serta unsur tokoh masyarakat dan pemuda.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Mojokerto Hj. Diana Kholidah turut hadir meski dalam kondisi kurang sehat, bersama Sekretaris Fraksi Fara Diba Izza Mazzidah.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto H. Mokhammad Soleh, S.Sos. dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk nyata pembinaan kader untuk memahami nilai perjuangan partai.
“Seminar ini menjadi momentum untuk meneladani kepemimpinan yang santun, beretika, dan berpihak kepada rakyat seperti yang dicontohkan Bapak SBY,” ujarnya.
“Demokrat Mojokerto siap melanjutkan semangat perubahan AHY dengan cara yang bersih, cerdas, dan berintegritas,” tambahnya.

Insert Foto: 142 Peserta Hadiri Acara di Kedai Teras Sawo Jetis — Bahas Warisan SBY, Lahirnya UU Desa, dan Arah Menuju Indonesia Emas 2045
Dua narasumber utama, Filla Muji Utomo (Kepala BPOKK DPC Demokrat Mojokerto) dan H. Sopi’i, tampil memberikan materi inspiratif mengenai warisan kepemimpinan SBY dan arah politik muda yang diperjuangkan AHY.
Dalam paparannya, Filla Muji Utomo menegaskan bahwa masa pemerintahan SBY telah melahirkan kebijakan fundamental yang menjadi pondasi pembangunan desa dan kesejahteraan rakyat.
“Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa disahkan pada 15 Januari 2014 di era Presiden SBY. Dari sana lahir kebijakan Dana Desa yang kini membuat ribuan desa maju dan mandiri,” jelasnya.
“Pondasi UU Desa itu dibangun dari keberhasilan program PNPM Mandiri — inisiatif SBY yang menumbuhkan gotong royong dan kemandirian masyarakat desa. Ini bukti bahwa Demokrat konsisten berpihak kepada rakyat kecil,” tegasnya.
Sementara itu, H. Sopi’i menilai semangat kepemimpinan SBY kini diteruskan oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui konsep “Muda adalah Kekuatan.”
“Konsep ini bukan sekadar slogan, tapi arah perjuangan untuk membangun Indonesia yang tangguh dan berkarakter,” ujarnya.
“AHY bukan hanya milik kader dan Partai Demokrat, tetapi milik seluruh elemen bangsa. Beliau telah diwakafkan oleh Bapak SBY untuk bangsa dan negara,” tegasnya.
“Gagasan muda AHY sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045 — mewujudkan generasi yang kuat, berkarakter, dan berdaulat,” lanjutnya disambut tepuk tangan peserta.
Dalam sesi diskusi, Khasan Bisri, peserta asal Kecamatan Kemlagi, menyoroti ketidaksesuaian data penerima bantuan sosial (BLT dan KIP) yang masih sering tidak tepat sasaran.
“Masih banyak warga miskin yang tidak terdata, sedangkan penerima yang sudah mampu justru masih dapat bantuan. Ini harus diperbaiki agar keadilan sosial benar-benar terasa,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Filla Muji Utomo menyebut kritik masyarakat sebagai bentuk kepedulian yang harus ditindaklanjuti.
“Aspirasi seperti ini adalah cermin partisipasi rakyat. Demokrat hadir untuk mengawal agar kebijakan pemerintah benar-benar berpihak kepada yang lemah,” katanya.
Sebagai tindak lanjut dari semangat seminar ini, DPC Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto akan membentuk “D Center” — wadah untuk menampung ide, inovasi, dan gagasan dari kader maupun masyarakat.
“D Center akan menjadi lumbung gagasan dan pusat perubahan, tempat lahirnya ide-ide strategis untuk kemajuan Mojokerto dan Indonesia,” ujar Filla menutup sesi.
Acara yang berlangsung hingga siang itu ditutup dengan pekikan semangat:
“Salam Demokrat! SIAP! SETIA! JAYA! JAYA! JAYA!” yang menggema di seluruh ruangan Kedai Teras Desa Sawo, menandai semangat baru Partai Demokrat Mojokerto untuk terus menjaga warisan SBY, meneruskan gagasan AHY, dan bersinergi dengan visi besar Presiden Prabowo menuju Indonesia Emas 2045. (red)














