
Lampung, RepublikNews – Harusnya PJ peratin lebih Terbuka dan peka terhadap kritikan dari masyarakat agar roda pemerintahan bisa berjalan dengan baik.
Namun hal itu tidak tercermin pada sosok M. Benzen Pj. Peratin Pekok Tanjung Kemala Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat.
Beberapa waktu yang lalu diberitakan terkait kinerja M. Benzen selaku Pj. Peratin yang menuai banyak pertanyaan mulai dari dasar pergantian (perombakan) aparatur pemerintahan pekon sampai pada transparansi pengelolaan Dana Desa di Pekon yang dipimpinnya.
Namun kritik yang disuarakan masyarakat tidak membuat M. Benzen mengkoreksi diri sehingga berpikir untuk evaluasi agar pemerintahannya menjadi lebih baik.
Tapi berkaitan dengan itu M. Benzen malah mengeluarkan pernyataan jika pemberitaan yang dirilis hanya kerjaan wartawan untuk mendapatkan uang darinya.
“Iya M. Benzen malah bilang kalo wartawan hanya nulis – nulis untuk cari uang, ungkap Norman wartawan Libasnews yang menirukan statemen M. Benzen pada dirinya.
Berkaitan dengan hal itu Nurjaman selaku Ketua Divisi Advokasi Forum Pers Indevenden Indonesia (FPII) Kabupaten Pesisir Barat mengutuk keras statemen yang dilontarkan oleh M. Benzen.
”Saya selaku Ketua FPII yang membidangi advokasi menilai ucapan M. Benzen itu suatu pelecehan terhadap profesi wartawan dan diduga melanggar Undangan – Undang No. 40 tahun 1999 tentang pers, “Jelasnya.
Apabila M. Benzen tidak melakukan permohonan maaf secara terbuka dengan mengundang wartawan yang ada di Pesisir Barat ini untuk berkumpul di Kantor Camat Bangkunat, maka kami anggap ini sebuah masalah yang mesti diselesaikan melalui prosedural resmi sesuai peraturan yang berlaku.
“Kami berharap M. Benzen undang wartawan yang ada di Pesisir Barat ini kumpul di Kantor Camat Bangkunat untuk meminta maaf jika memang dia menganggap pernyataan itu keliru, tapi jika tidak dilakukan maka M. Benzen dengan sengaja cari persoalan dengan wartawan. “Tutupnya.
Sampai berita ini kami muat M. Benzen belum berhasil dikonfirmasi, ada nomor HP yang dihubungi tetapi tidak bisa menerima panggilan. (Roso/team FPII Pesibar-Sumber FPII redaktur. (nur)