Banyuwangi, RepublikNews – Pembangunan nasional yang sedang digenjot dilaksanakan tidak terlepas dari peran serta daerah-daerah pesisir dalam dalam turut mewujudkan tujuan pembangunan daerah secara utuh terpadu merupakan bagian inti dari pembangunan nasional.
Untuk itu daerah diberi keleluasaan dan kewenangan untuk mengatur daerahnya sendiri sehingga diharapkan mempunyai kemampuan untuk menyediakan dan menggali potensi yang ada dan dapat dijadikan sumberkeuangan, salah satunya dengan memanfaatkan potensi dan peluang.

Alam indonesia memiliki kombinasi iklim tropis .selain itu indonesia juga merupakan negara kepulauan terbesar dan berpenduduk terbanyak nomor 3 di dunia.
Indonesia memiliki banyak potensi yang bisa dijadikan pendorong pertumbuhan ekonomi tentunya harus selaras dengan aspek kepariwisataan yang tidak merusak ekosistem alam, pariwisata memiliki tiga aspek yang mampu memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian yaitu asfek ekonomis, asfek sosial, dan asfek budaya.
prospek pariwisata kedepan sangat menjanjikan bagi negara indonesia bahkan memberikan peluang besar .pariwisata merupakan salah satu industri gaya baru yang mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam hal kesempatan kerja ,pendapatan,taraf hidup dan mengaktifkan sektor produksi lain didalam negara penerima wisatawan .seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas hidup, maka dalam perkembangannya kebutuhan rekreasi ini oleh telah banyak perubahan orientasi ,salah satu obyek wisata alam yang dikembangkan di indonesia adalah obyek wisata pantai ,indonesia merupakan negara kepulauan terbesar didunia yang memiliki 17,508 pulau dengan panjang garis pantai 81.000 km serta memiliki potensi sumberdaya pesisir dan lautan yang sangat besar.
Bagi daerah-daerah di indonesia khususnya yang memiliki pantai, pengembangan pariwisata pantai merupakan suatu tantangan yang menjanjikan ,mengingat pariwisata merupakan sektor yang mampu memberikan kontribusi tinggi bagi perekonomian daerah.
Wilayah selatan kabupaten Banyuwangi yang berbatasan langsung dengan samudera hindia menjadikan Banyuwangi memiliki wilayah pantai yang sangat berpotensi dikembangkan sebagai tempat wisata.kawasan pantai ini jika dikelola dengan baik maka dapat meningkatkan pendapatan pemerintah daerah yang pada akhirnya kesejahteraan masyarakat menjadi menjadi meningkat.
Kondisi tersebut sudah saatnya diadakan inventarisasi dan analisis Potensi wisata pantai sebagai awal dari tindakan pengembangan wisata Kabupaten banyuwangi
Menurut undang -undang RI No 10Tahun 2009 ,tentang kepariwisataan ,disebutkan pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat ,pengusaha,pemerintah ,dan pemerintah daerah.
Sedangkan kepariwisataan adalah keseluruhan kegiatan yang terkait dengan pariwisata yang bersifat multidimensi serta multi disiplin yang muncul sebagai wujud kebutuhan setiap orang dan negara serta interaksi antara wisatawan dengan masyarakat setempat sesama wisatawan,pemerintah,pemerintah daerah dan pengusaha .
Dengan kata lain potensi sektor pariwisata adalah menggali potensi alam yang ada di daerah baik pengembangan pada segi perbaikan infrastruktur yang ada dilokasi wisata serta perbaikan akses jalan ,dalam rangka memanfaatkan potensi atau kekayaan alam yang telah Allah Swt berikan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar maupun pendapatan negara dengan memanfaatkannya.
Pengembangan Pengembangan pariwisata bagian dari pembangunan Nasional, sehingga pengembangan pariwisata harus mampu memberikan sumbangan yang berarti terhadap pembangunan ekonomi,budaya ,maupun sosial politik,oleh karena itu ,dalam penentuan tujuan pembangunan sektor industri jangka panjang, bukan hanya untuk mengatasi permasalahan dan kelemahan disektor industri saja,tetapi sekaligus juga harus mampu turut mengatasi permasalahan kemiskinan.
Pengembangan pariwisata juga sebagai bagian dari usaha pembangunan ekonomi yang lebih panjang yang diarahkan untuk menciptakan struktur ekonomi yang lebih seimbang, yaitu struktur ekonomi dengan titik beratindustri yang maju dengan didukung oleh pertanian yang tangguh.
Untuk itu program industrialisasi lebih dimanfaatkan guna mendukung industri sebagai penggerak utama peningkatan laju pertumbuhan ekonomi dan perluasan lapangan kerja.

Di Kecamatan Redaksional sendiri banyak potensi pariwisata yang belum dikembangkan dengan optimal padahal sektor ini dapat membantu pemerintah dalam hal mengatasi kesenjangan sosial jadi dapat disimpulkan dengan keadaan geografis kabupaten Banyuwangi yang terletak di pesisir pantai selatan yang berhadapan langsung dengan samudera hindia sangat berpotensi dikembangkan nya pariwisata dalam sektor pantai pantai nya terutama jangka dua pantai yang berada di kecamatan Tegaldlimo yaitu pantai Pancur dan pantai Parang iring yang selama ini bisa menopang kehidupan perekonomian masyarakat sekitar baik dari sektor pariwisata ,dagang ,nelayan serta dapat meningkat kan pendapatan pemerintah daerah.
Apabila dua pariwisata ini dikembangkan bersama serta didukung aktif oleh berbagai lapisan masyarakat ,pengusaha ,pengusaha ,pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Berdasarkan permasalahan yang muncul dan geografis yang strategis.
Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : 1. Apakah faktor dari potensi sektor pariwisata Pantai Pancur dan Parang Iring berpengaruh signifikan terhadap peluang bisnis masyarakat? 2. Apakah faktor dari potensi sektor pariwisata pantai pancur dan parang iring berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat?. 3. Apakah faktor dari pengembangan sektor pariwisata pantai pancur dan pantai parang iring berpengaruh signifikan terhadap peluang bisnis masyarakat? . 4. Apakah faktor dari pengembangan sektor pariwisata pantai pancur dan pantai parang iring berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat ?. 5. Apakah faktor dari potensi sektor pariwisata pantai pancur dan pantai parang iring berpengaruh signifikan terhadap pengembangan sektor pariwisata ditegaldlimo. 6. Apakah faktor dari peluang bisnis masyarakat berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat?’ (jek)














