Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

Pemulangan Paksa Pasien Rawat Inap Pengguna BPJS Kerap Terjadi

badge-check


					Pemulangan Paksa Pasien Rawat Inap Pengguna BPJS Kerap Terjadi Perbesar

Mojokerto,RNews – Salah satu keluarga pasien menyesalkan keputusan dokter  Rumah Sakit yang ada di kota Mojokerto. Dokter memerintahkan pasien untuk pulang dan rawat jalan, Sementara dilihat dari kondisi pasien, belum memungkinkan dibawa kemana-mana.

“Kami bingung. Kalau pasien di suruh pulang, kami tidak mengerti bagaimana cara merawat pasien seperti ini di rumah. Harusnya pasien sembuh baru bisa dipulangkan, jangan seperti ini. Pasien masih sakit dan belum bisa jalan kok disuruh pulang,” keluhnya anak dari pasien.

Keluh kesah keluarga pasien, Yogi warga Balongsari Magersari di sampaikan ke meja Redaksi RepublikNews, Berawal dari pengaduan keluarga pasien tersebut, Endang 55 thn warga Magersari Kota Mojokerto, pasien Penguna BPJS maka awak media menindak lanjuti pengaduan.

Kamis,07/3/2019 pukul 16.00 Wib tim awak media ini mendatangi salah satu Rumah sakit di Magersari kota Mojokerto guna melakukan konfirmasi kepada pihak Rumah Sakit.

Dari keterangan security bahwa hari ini dirut rumah sakit tidak ada dikarenakan hari libur, maka disarankan ke ruangan IGD bagian informasi, jawaban yang sama dengan security bahwa dirut dan humas saat ini libur dikarenakan memang kalender merah.

Setelah komunikasi dengan petugas informasi, kita diarahkan ke lantai dua di mana tempat pasien dirawat ke lantai dua, dengan di antar security untuk ke ruangan perawat.

Dalam pengakuan perawat bahwa sesuai hasil diagnosa pasien dan pemeriksaan dokter spesialis penyakit dalam, bahwa pasien sudah dalam kondisi stabil maka disarankan rawat jalan.dari ruang perawat kita di ajak melihat pasien namun ternyata kondisi yang terjadi pasien masih lemah dan masih sulit di ajak ngobrol, ditambah lengan kanan kelihatan bengkak membesar dan pernafasan yang tak teratur.

Hal yang mengejutkan ketika adanya pengakuan anak pasien,bahwa kamis mulai jam 11.00 wib, ibunya sudah tidak dikasih oksigen, ketika ditanyakan keperawat katanya jatah oksigen habis.

Namun setelah awak media datang konfirmasi dan Melihat kondisi pasien akhirnya pihak perawat Rumah sakit kembali memasang oksigen,
Pertanyaannya…apakah ini bentuk pelayanan Rumah sakit..kenapa fasilitas BPJS yang di berikan oleh pemerintah kepada masyarakat kerap di salah gunakan dan kurang di perhatikan, sehingga kerap terjadi di beberapa tempat rumah sakit adanya pemulangan pasien dalam kondisi yang belum memungkinkan…? (tim)

Baca Lainnya

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Proyek Pengurukan Lahan di Puri -Mojokerto Tanpa Penanggung Jawab dan K3, Urugan Diduga Tambang Ilegal

15 Desember 2025 - 15:43 WIB

Pencairan Asuransi Jiwa Tanpa Sepengetahuan Debitur, BTN Cabang Mojokerto Diduga Lakukan Maladministrasi

14 November 2025 - 19:11 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!