Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

Surat Panggilan dan Surat Perintah Penangkapan Bea Cukai Banyuwangi Dipertanyakan

badge-check


					Surat Panggilan dan Surat Perintah Penangkapan Bea Cukai Banyuwangi Dipertanyakan Perbesar

Banyuwangi, RepublikNews – Keluarnya surat penangkapan yang dilakukan oleh Bea Cukai Banyuwangi pada tanggal 08 Oktober 2019 kepada M. Ajib Rosidi diduga cacat hukum.

Pasalnya, surat yang dikeluarkan oleh Bea Cukai Banyuwangi diduga tidak sesuai dengan teknis dan mekanisme hukum yang berlaku di Indonesia dan terkesan mencari cari

Keluarnya surat perintah penangkapan nomor SP KOP 01/WBC. 12/KKP. MP.06/PPNS/2019 yang dikuarkan per tanggal  08 Oktober 2019 bersamaan dengan keluarnya surat panggilan terhadap M.Ajin Rosidi

Hasil pantauan dilapangan Republiknews diberbagai sumber mengatakan meski pihak yang dipanggil baik lisan maupun tertulis selalu datang, kenapa Bea Cukai Banyuwangi nekat mengeluarkan surat penangkapan.

“Memang aneh, orang sudah datang sesuai surat panggilan sebagai saksi, langsung dijadikan tersangka dan langsung ditahan kok  suratnya berbunyi ditangkap. Anehkan hukum gaya koboi, apa berita acara hukum mereka model gitu atau hanya oknum mereka untuk melakukan “cara aneh” yang mengatasnamakan hukum,” kata Hayatul makin ketika didatangi Republiknews di Villa Guyu.(10/10/2019)

Hayatul Makin, Keluarga dari AR saat ditanya pendapatnya tentang kejadian aneh “kontorversi” yang ditemukan wartawan dia hanya tersenyum tidak mau mnjawab.”utk sementara no coment lah, kalau menurut sampean(kamu) ada yg aneh aneh itu kenyataannya sperti itu,” katanya.

Masih menurut Hayatul Makin, ini bukan katanya atau muatan kepentingan, saya tau dan saya penerima suratnya dan saya menjadi saksi langsung kejadian perkejadian adanya upaya “cara aneh” yang dilakukan oleh oknum kepada seseorang dengan menggunakan tameng hukum.

Sementara hingga berita ini ditayangkan, pihak Bea Cukai Banyuwangi tidak memberikan jawaban saat Republiknews menghubungi melalui whatsapp. (narto)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!