Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

POTRET

30 Ribu Pendaftar CJH Tuban dengan Masa Tunggu Terlama 27 Tahun.

badge-check


					30 Ribu Pendaftar CJH Tuban dengan Masa Tunggu Terlama 27 Tahun. Perbesar

Tuban, RepublikNews

Bertempat di Aula Kemenag Tuban,
Data masa tunggu Ibadah haji bagi warga Kabupaten Tuban pada Selasa kemarin , 08/10/2019 dirilis oleh
Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Tuban, dalam acara rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2019, di aula Kemenag.

Hadir sebagai peserta , Kepala Kantor Kemenag Tuban, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh,Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban,Rsud.Dr.R.Koesma Tuban, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah ( PPID) , Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) se-kabupaten Tuban dan Ketua Kloter.

Terkait dengan kegiatan tersebut, kepala kantor Kementerian Agama kabupaten Tuban, Drs. H. Sahid, MM, mengatakan calon jemaah haji kabupaten Tuban yang sudah daftar haji ada sekitar 30 ribu jemaah, dengan  masa tunggu terlama 27 tahun.

“Pelaksanaan haji selalu berubah di setiap tahun, utamanya dari jemaah yang setiap tahun ganti orang, dengan umur dan kondisi kesehatan yang berbeda. Namun pemerintah selalu mencari inovasi bagaimana jamaah haji Indonesia bisa menjadi jemaah haji mandiri. Jumlah jemaah haji tahun ini 231 ribu jamaah. Tahun depan insyaallah dapat tambahan 10 ribu jemaah,” ujarnya.

Sahid juga memaparkan terobosan yang di berikan pemerintah, di antaranya memberlakukan aturan penggabungan dan pendampingan jemaah lanjut usia sebagai usaha percepatan masa tunggu , terkait evaluasi haji,  ada beberapa inovasi baru yang dilakukan pemerintah seperti 1) Sewa hotel. Dulu satu hotel bisa di huni jemaah Indonesia dan campur dengan berbagai macam bangsa, sekarang satu hotel khusus untuk orang Indonesia karena sistem zonasi. 2) Pemerintah Arab Saudi memberikan fasilitas untuk pemeriksaan biometrik, dulu pemeriksaan biometrik di lakukan di bandara Saudi, yang bisa memakan waktu sampai 7 jam, sekarang rekam biometrik sudah di lakukan di tanah air.  Pemerintah mengharapkan indek kepuasan jamaah meningkat 85,30%. 3) Penambahan sarana buang air di Mina. 4) Perlindungan jemaah.

Sementara itu Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Hj. Umi Kulsum, S.Ag, M.Pd.I mengatakan perlunya dilaksanakan rapat evaluasi pasca penyelenggaraan ibadah haji adalah untuk mengetahui kendala maupun permasalahan, baik mulai pemberangkatan, pelaksanaan, maupun pemulangan ke tanah air, sehingga dapat dirumuskan suatu solusi demi perbaikan dan peningkatan pelayanan terhadap penyelengaraan ibadah haji.

“Adapun hal yang perlu di evaluasi antara lain; untuk dokumen pemberkasan paspor biometrik 90% ada masalah tapi masih ada revisi data dari beberapa calon jamaah haji sehingga harus kembali ke imigrasi beberapa kali, sumber data dari Dinkes Tuban, resiko tinggi  usia lanjut ada  61 jemaah, usia lanjut dan berpenyakit  216 jemaah, resiko tinggi penyakit 332 jemaah, sehingga total resiko tinggi 611 jemaah, dan yang tidak resiko tinggi atau mandiri 271 jamaah, sehingga total jamaah 882 orang. Masalahnya ketika di embarkasi masih ada beberapa jamaah yang tidak layak terbang, karena tidak istitoah. Solusi perlu adanya pemeriksaan yang intensif dan hasil lab harus diberlakukan sesuai hasil dalam rangka penentuan rekom istitoah”, paparnya.(@nt).

Baca Lainnya

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!