Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

Misteri Dibalik Benteng Van Den Bosch Armed 12/Angicipi Yudha

badge-check


					Misteri Dibalik Benteng Van Den Bosch Armed 12/Angicipi Yudha Perbesar

Ngawi,RepublikNews.

Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ternyata menyimpan banyak misteri,
salah satunya ialah misteri dibalik Benteng Van Den Bosch yang berada disekitar area Mako Yonarmed 12/Angicipi Yudha.

Mulai dari sejarah, hingga kisah para Pahlawan dibalik Benteng
peninggalan Kolonial Belanda itupun, seakan tak habisnya untuk terus
ditelusuri , bahkan, hal-hal unik pun terasa mengusik rasa penasaran bagi siapapun untuk menggali sekaligus mempelajari lebih dalam tentang bangunan tua tersebut.

Di dalam Benteng tersebut, selain makam K. H. Muhammad Nur Salim,
ternyata juga terdapat makam Eyang Suro, letaknya tepat di belakang
Benteng.
Konon cerita, Eyang Suro merupakan orang terpandang kala itu , bukan
hanya seperangkat Gamelan saja, akan tetapi, Eyang Suro juga memiliki
seekor Kuda Putih , Kuda tersebut, dipercaya oleh masyarakat sekitar
sering memperlihatkan wujudnya.
“Kadang warga juga sering mendengar alunan music Gamelan, asal suaranya itu dari area makam Eyang Suro,” aku Serka Eko Ratmono, salah satu
prajurit Armed 12/Divif 2 Kostrad yang ditunjuk menjadi Kuncen di
Benteng Van Den Bosch ketika ditemui di sekitar area benteng. Minggu sore ,17 Nopember 2019 .

Nyaris menyerupai Robin Hood, menurut Eko, kala masa penjajahan, Eyang Suro sering kali mencuri barang-barang berharga milik Tentara Belanda.
“Beliau merupakan rakyat jelata, tapi terpandang. Sampai sekarang, semua warga Ngawi banyak yang menceritakan Eyang Suro,” ujarnya.

Sementara itu, Danyonarmed 12/Divif 2 Kostrad, Letkol Arm Ronald, F.
Siwabessy menuturkan jika makam Eyang Suro, memang benar adanya.
Bahkan, almamater Akademi Militer tahun 2002 itupun menyebut, Eyang
Suro merupakan salah satu sosok Pahlawan bagi para rakyat jelata.
Meski berada di dalam Benteng, ia pun tak melarang masyarakat sekitar
maupun di luar Kabupaten Ngawi, untuk berziarah ke makam Eyang Suro.
“Memang benar letaknya di dalam Benteng. Tapi, siapapun boleh
mengunjungi makam beliau, asal tidak disalahgunakan,” tegasnya.

Terpisah, Danmenarmed 1/PY/2 Kostrad, Kolonel Arm Didik Harmono
mengatakan jika keberadaan makam para leluhur itu, sudah sepatutnya
dijaga dan dirawat. Pasalnya, selain sebagai bentuk penghormatan
terhadap para leluhur, makam tersebut juga merupakan simbol ataupun sejarah perjuangan bangsa, terlebih masyarakat Ngawi.
“Sebagaimana pesan Presiden pertama kita, Ir. Soekarno. Bangsa yang besar, ialah bangsa yang menghargai dan menghormati jasa-jasa para Pahlawannya,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!