Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

PENGELOLA WISATA HUTAN PINUS NONGKO IJO “GAGAL” LMDH KARE AMBIL ALIH PENGELOLAAN

badge-check


					PENGELOLA WISATA HUTAN PINUS NONGKO IJO “GAGAL” LMDH KARE AMBIL ALIH PENGELOLAAN Perbesar

Madiun, RepublikNews – Ketua LMDH desa Kare Sukirman mengumpulkan seluruh pengelola Wisata Hutan Pinus Nongko ijo untuk meminta penjelasan terkait pengelolaan hutan selama kurun waktu 3 tahun, diluar dugaan selama 3 tahun dikelola ternyata taman wisata nongko ijo mengalami DEVISID anggaran.

Tentu saja hal ini membuat ketua LMDH geram,bagaimana tidak wisata hutan pinus nongko ijo yang selama ini menjadi salah satu icon kabupaten Madiun ternyata tidak sesuai dengan harapan masyarakat Desa Kare.

Disinggung mengenai sisa dana selama 3 tahun terakir dijawab nol persen (0 % ) oleh ketua pengelola yaitu Indra. Alasannya karena SHERING dengan Perhutani tidak seimbang. Dalam pertemuan ini juga dihadiri BKPH WILLIS UTARA KPH LAWU DS beserta jajaranya,

Menjawab pertanyaan, Erwantoko selaku mantri Hutan kepada tim media RebuplikNews mengatakan, “selama 3 tahun pengelola wisata hutan pinus Nongko ijo memenuhi kewajiban sheringnya mengenai devisid atau tidak saya tidak tahu, itu kan tanggung jawab pengelola karena pihak perhutani tidak masuk ranah pengelolaan nongko ijo,”jawabnya.

Salah satu tokoh masyarakat Suprapto juga menjelaskan memang selama ini pengelelolaan nongko ijo terkesan semrawut, penataan warung yang acak acakan dan kebersihan yang tidak terjaga mengurangi minat pengunjung semakin lama semakin menurun.

Sementara itu, Sukirman Ketua LMDH desa Kare dalam keterangan, Untuk sementara pengelolaan nongko ijo diambil alih oleh LMDH nanti kita akan musyawarahkan dengan kepala desa dan instansi terkait agar wisata hutan pinus nongko ijo bisa berkembang dan bisa menjadi pendongkrak P A D daerah,” jelas Sukirman.

Mari wisata hutan pinus nongko ijo kita kelola bersama-sama karena ini merupakan aset desa Kare, kita semua wajib menjaga dan melestarikan hutan pinus ningko ijo agar bisa menambah sumber pendapatan masyarakat desa kare,” harap Sukirman. (dite)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!