Menu

Mode Gelap
PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !! Pemilik Dapur SPPG Kasiman 1 Bojonegoro dan Yayasan Jaya Cahaya Lestari Di Polisikan Satgas Saber Pangan Tancap Gas Jelang HBKN, 9.138 titik Diawasi, Pelanggar Diberi Sanksi ! Penyidik JAM PIDSUS Menetapkan 11 Tersangka Dalam Perkara Ekspor CPO dan Turunannya (POME) Periode 2022-2024

ADVETORIAL

ACARA GEMARIKAN KABUPATEN TUBAN PEMECAHAN REKOR MURI

badge-check


					ACARA GEMARIKAN KABUPATEN TUBAN PEMECAHAN REKOR MURI Perbesar

TUBAN – Ada yang berbeda pada pelaksanaan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) tahun 2024. Kabupaten Tuban kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam acara Festival Gemarikan tahun 2024. Lebih dari 20 ribu ekor ikan lele asap dibagikan kepada masyarakat pada Gemarikan yang berlokasi di lapangan desa Bulurejo Kecamatan Rengel, Selasa (17/09/2024).

Kegiatan tersebut mendapat Penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Pemrakarsa dan Penyelenggara Pembagian Ikan Lele Asap Terbanyak. Penyerahan piagam penghargaan tersebut dilakukan perwakilan MURI, Ari Andriani kepada Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE.

Perwakilan MURI, Ari Andriani menyebutkan tim MURI telah menyaksikan proses pembuatan lele asap dengan alat sederhana yang memerlukan kesabaran dan ketelitian. Karenanya, Dewan MURI memasukkannya pada kategori inovasi kuliner dengan kearifan lokal. Lebih lanjut, Tim MURI juga telah melakukan perhitungan lele asap. Dari 20.000 lele yang dijanjikan, setelah diverifikasi oleh tim MURI dan dinas terkait, sebanyak 20.376 ekor lele yang siap dibagikan.

“Kami atas nama MURI, Bapak Jaya Suprana, juga menyampaikan bahwa “Pembagian Lele Asap Terbanyak” resmi tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia tidak hanya sebagai rekor nasional, namun dikategorikan sebagai rekor dunia,” serunya disambut riuh tepuk tangan.

Rekor ini menambah deretan prestasi Kabupaten Tuban yang sebelumnya telah mencatatkan rekor MURI lainnya. Sejak dipimpin Bupati Tuban, Mas Lindra mulai tahun 2021, Kabupaten Tuban telah mencatatkan rekor sebanyak 2 kali. Pertama, Rekor berupa Membaca puisi secara estafet dengan pembaca terbanyak, 1.484 pembaca, pada 9 Desember 2022. Kedua, Penulisan cerita legenda oleh 631 penulis pada 3 November 2023.

Bupati Tuban, Mas Lindra menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas dukungannya dalam menyukseskan program pengolahan ikan lele, yang menggunakan teknik pengasapan tradisional sebagai ciri khas lokal. Melalui inovasi ini, Kabupaten Tuban berhasil mencatatkan prestasi dengan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam pembagian lele asap terbanyak.

Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat, terutama untuk menekan angka stunting di Kabupaten Tuban. Melalui program Gemarikan, masyarakat didorong untuk mengonsumsi lebih banyak ikan, khususnya ikan lele, yang diproduksi dan diolah oleh warga setempat.

Mas Lindra menyatakan Gemarikan menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung upaya Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dalam menekan angka stunting di Kabupaten Tuban. Dengan memperkenalkan konsumsi ikan, diharapkan masyarakat mendapatkan asupan gizi yang lebih baik, khususnya untuk anak-anak yang rentan terhadap kekurangan gizi.

Mas Lindra berharap agar masyarakat dapat mengonsumsi ikan sebagai sumber protein utama. “Sekaligus meningkatkan perekonomian lokal melalui sektor perikanan dan kuliner tradisional berbasis ikan lele,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban, Eko Julianto, menyebutkan kegiatan Gemarikan dan pemecahan rekor MURI ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pembudidaya ikan lele. Pembagian lele asap ini diberikan kepada sejumlah lembaga, di antaranya pondok pesantren, sekolah, dan masyarakat.

“Langkah ini menjadi salah satu bentuk apresiasi bagi para pembudidaya ikan di Kabupaten Tuban, serta mendukung peningkatan produksi perikanan daerah,” jelasnya.

Selain itu, Eko Julianto menambahkan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan produksi perikanan di Kabupaten Tuban semakin meningkat dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya konsumsi ikan untuk kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, sebanyak 400 anak turut memeriahkan kegiatan dengan mengikuti lomba mewarnai. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran akan pentingnya makan ikan sejak usia dini, serta mendukung perkembangan kreativitas anak-anak di Kabupaten Tuban.@nt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Jalin Kemitraan, MPIR Korwil Jombang Gelar Halal Bihalal Lintas organisasi

18 April 2025 - 20:03 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!