Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

BERITA UTAMA

Aksi Damai “Jangan Biarkan Papua” Lepas Dari NKRI

badge-check


					Aksi Damai “Jangan Biarkan Papua” Lepas Dari NKRI Perbesar

Jakarta, RepublikNews – Terkait perihal yang terjadi berikut isu-terhadap Papua yang tengah menjadi bahan pergunjingan dan pembahasan diberbagai media massa baru-baru ini. Maka segenap elemen masyarakat yang masih memiliki rasa Pancasila dan juga kebhinekaan dihati mereka, bersama Ormas dan Organ yang tergabung dalam satu wadah yang disebut sebagai Relawan Jokowi, menggelar Aksi Damai di kawasan taman Pandang Aspirasi Monas, tepatnya di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Senin(10/09).

Aksi treatikal damai bertujuan untuk menyuarakan dukungan dan membela Papua. “Karena Papua adalah saudara kita, bagian dari NKRI, kita tak akan rela, apabila akan keluar dari negara RI,” seru salah satu koordinator aksi sepanjang perjalanan konvoi, dimulai dari lapangan Banteng sebagai start nya hingga sampai ke taman Pandang Aspirasi Monas.

Pada kesempatan tersebut, Novy Viky Akihary selaku Ketua Umum Forum Kebhinnekaan Indonesia menyampaikan, “Siapa aktor dibelakang ini semua, untuk mengadu domba dan bikin suasana keruh rakyat. Apakah ada motif untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi. Mungkinkah Elit-elit yang ada di Jakarta, yang  bekerjasama dengan pihak asing yang dengan sengaja untuk kepentingan pribadi. Mari kita kaji bersama dan minta kepada Pemerintah, untuk segera mengadili biang keladi atau sumber perusuh tersebut,” ujarnya dalam sambutan awal acara di lokasi taman pandang aspirasi Monas.

Hal senada dari Yusie ketua Ik Mindo menyampaikan harapanya  agar Papua jangan  Keluar Dari NKRI dan Jangan Terpancing Provokasi pihak ke 3 yang selama ini  ingin Papua Keluar dari NKRI. Saya berharap, Papua tidak akan keluar dari NKRI dan tidak akan terpancing dengan isu-isu yang terjadi karena ulah provokator yang tak bertanggungjawab, yang menginginkan NKRI ini terpecah-belah. Kalian Papua adalah bagian dari kami juga, bagian dari NKRI. Mwmiliki Pancasila dan ber-Bhinneka Tunggal Ika. Kita semua sama, satu Tanah Air yakni Indonesia, ujarnya dengan nada lantang.

“Hitam Kulit, Keriting Rambut, Kami Papua, Meskipun Nanti bumi Terbelah, Papua Tetap Indonesia…..” begitulah sekelumit isi lirik lagu yang diserukan tak henti-hentinya oleh para Relawan, sebagai bentuk dukungan menyuarakan pembelaan terhadap Papua. (Putri)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

Terkait Tanah Urug Lahan, DLH Mojokerto Tegaskan Pengembang Wajib Gunakan Material Legal

17 Desember 2025 - 15:18 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!