Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

PERISTIWA

AKSI NEKAT PERCOBAAN BUNUH DIRI REMAJA TUNA RUNGGU ASAL CLURING BANYUWANGI

badge-check


					AKSI NEKAT PERCOBAAN BUNUH DIRI REMAJA TUNA RUNGGU ASAL CLURING BANYUWANGI Perbesar

Banyuwangi, RepublikNews – Yaitu, Bisma Eka pertama (15) seorang remaja tuna rungu warga lingkungan kampung Ciut, dusun Sumber Waru Desa Taman Agung ini, nekat akan bunuh diri dari atas tower provider GSM yang berada di dusun Krajan RT 02 RW 04 Desa Taman Agung kecamatan Cluring pada Minggu 9/6/2019.

Usut punya usut ternyata pemicunya adalah sebuah janji, dirinya akan di belikan sepeda motor oleh kakeknya mesman(55) namun belum bisa terpenuhi, dan setiap dirinya menagih janji justru mendapat jawaban yang tidak pasti, tak hayal, akhirnya dengan membawa rasa jengkel Bisma kabur dari rumah kakeknya, selang beberapa waktu kemudian kakeknya ( mesman) mendapat kabar dari warga sekitar bahwa cucunya nekat akan melompat dari tower setinggi kurang lebih 25 meter.

Kontan saja sang kakek langsung bergegas mendatangi lokasi bersama dengan petugas Polsek Cluring yang segera beraksi melakukan negosiasi dengan Bisma dan di bantu oleh bapak Hafit Ali tokoh masyarakat setempat.

Bisma saat di bujuk oleh Kapolsek Cluring IPTU B Madreas

Dengan melalui negosiasi yang cukup alot kurang lebih 1 jam yang di komandoi oleh Kapolsek Cluring IPTU B Madreas dan di bantu oleh anggotanya, akhirnya ada reaksi dari Bisma.

Setelah terus di bujuk Bisma akhirnya mau turun dari tower setelah sang kakek menjanjikan sepeda motor yang di minta akan segera di belikan.

Di tempat kejadian, seorang warga yang tidak mau di sebutkan namanya menggunakan kepada awak media ini, menurut warga tersebut, remaja yang naik ke tower di kira seorang petugas perbaikan tower, warga tersebut baru sadar, bahwa remaja itu hendak bunuh diri, setelah mengingat petugas tidak pernah datang memperbaiki kalau pada hari Minggu, sungguh, tadi saya pikir dia tukang servis tower yang hendak berbenah,” kata warga tersebut, yang juga ikut menyaksikan aksi nekat remaja bernama Bisma itu.

Atas aksi Bisma, Kapolsek Cluring IPTU B Madreas jadi ikut prihatin, harapannya para orang tua agar lebih bijak menyayangi anak anaknya, terlebih di usia remaja, semua butuh pengawasan yang lebih baik,” pintanya. (ADI)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

MPC PP Mojokerto Laporkan Dugaan Pengurukan Lahan Perumahan Tanpa Izin Ke DPRD 

16 Desember 2025 - 18:22 WIB

Trending di PERISTIWA
error: Content is protected !!