Alih-Alih Bisa Luluskan Jadi Anggota Polri “Di Duga Oknum Polisi Sidoarjo” Banca’an Puluhan Juta

Sidoarjo, RepublikNews _ Oknum polisi di duga jadi Makelar penerimaan Polri 2020 baik jalur Bintara maupun Calon Taruna (Catar) di wilayah hukum polres Sidoarjo. Dengan janji dan alasan yang menyakinkan, puluhan juta berhasil di keruk dari korban.
Seperti yang di ceritakan ibu Z, warga Krian Sidiarjo kepada Redaksi media RepublikNews saat memberikan pengaduan Masyarakat Senin,27/10/2020. Merasa di tipu oleh oknum polisi tersebut.
Awal mula Oknum polisi ini datang kerumahnya baik-baik saja, tutur sapanya memberikan edukasi yang baik bahwa daftar polisi tidak butuh biaya saat di tanya kluarga korban kira kira ada biaya berapa jadi polisi.
“Awal sih enak mas pembicaraannya, kami sekeluarga di suruh fokus pekerjaan dan anak saya yang Calon daftar polisi itu di suruh fokus jaga kesehatan,” kata Ibu korban
Namun beberapa hari kemudian Sebelum pendaftaran di buka pada bulan Pebruari 2020, oknum polisi ini datang dan meminta uang sebesar 30 juta dengan alasan untuk pendaftaran.
“Awal pebruari sebelum pendaftaran saya di mintai uang sejumlah 30 juta mas, alasannya untuk buka pendaftaran,”terangnya
Permintaan uang ternyata tidak di situ saja selang hari besoknya oknum ini datang lagi minta 20 juta alasan untuk test psikolog, uang sebesar 50 juta di kantongi sudah oleh oknum tersebut dengan alasan pendaftaran dan tes kesehatan.
“Besoknya pak T (inisial*red) oknum polisi tersebut datang lagi minta uang sejumlah 20 juta, alasan buat biaya tes kesehatan,” jelas ibu korban.
Janji oknum tinggal janji, ternyata anak ibu Z tidak masuk jadi anggota polisi, uang 50 juta jadi misteri. Keluarga korban mencoba menghubungi oknum tersebut namun oknum selalu berjanji dan berjanji, alasan dinas dan tugas pengamanan covid 19 dan lainnya selalu di jadikan alasan untuk menghindari pertemuan.
Sementara itu saat media ini konfirmasi ke satuan Polres Sidoarjo, melalui Kanit Propam Sidoarjo membenarkan bahwa nama anggota tersebut ada dalam jajaran kepolisian polres Sidoarjo, namun kebenarannya nama apakah sesuai dengan orangnya atau oknum yang di maksud, mempersilahkan pihak korban dengan di dampingi media ini untuk datang ke mapolres Sidoarjo. Bersambung….