Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

Ambulance Tabrak Orang “Terkesan Tak Mau Di Salahkan” Humas RSI Fatimah Angkat Bicara

badge-check


					Ambulance Tabrak Orang “Terkesan Tak Mau Di Salahkan” Humas RSI Fatimah Angkat Bicara Perbesar

Banyuwangi, RepublikNews – Berkaitan dengan Kecelakaan mobil Ambulance milik Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah yang melawan arus sehingga menabrak pengendara motor di perempatan cungking Banyuwangi beberapa hari yang lalu hingga sempat viral di media sosial, pihak RSI Fatimah pun akhirnya angkat bicara.

Keputusan mobil ambulance milik Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah yang sengaja mengambil jalur yang berlawanan arus terpaksa dilakukan oleh sopir karena ambulance sedang membawa pasien Covid – 19 yang harus segera ditangani dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan.

 

Suprapto selaku Humas RSI Fatimah saat ditemui awak media Republiknews di ruangannya menjelaskan bahwa dalam kondisi mendesak tersebut sopir ambulance terpaksa mengambil inisiatif melawan arus jalan. Ini karena, kondisi jalan dalam keadaan macet

“Ambulance sedang membawa pasien Covid-19 yang harus segera di tangani, Kemudian hampir sampai di perempatan cungking, jalan merasa macet panjang, akhirnya sopir ambil jalur kanan begitu mengambil jalur kanan pas sampai di perempatan, ambulance belum sampat nyebrang , didepan ternyata sudah lampu hijau. Tiba-tiba saja ada sepeda motor yang melaju karena tahu posisinya akan menabrak, kemudian sopir ambulance berusaha mengerem mendadak, Namun tidak bisa mengelak karena jarak yang begitu dekat hingga tabrakan itu terjadi,”kata Suprapto.

Pihak rumah sakit juga menyampaikan terlepas dari salah dan benar karena ini musibah pihak RSI Fatimah bertanggung jawab penuh atas kejadian ini kepada korban kecelakaan.

“Terlepas dari salah dan benar permasalahan kecelakaan ini kami dari pihak RSI Fatimah bertanggung jawab atas korban kecelakaan tersebut, bahkan begitu kejadian kita langsung menjenguk korban dan berkomunikasi dengan keluarga korban, dan Alhamdulillah keluarga korban bisa mengerti, kita akan terus memantau kondisi korban”, paparnya.

Lebih lanjut Suprapto menyampaikan terkait driver ambulance yang mengakibatkan kecelakaan, sementara ini akan kita istirahatkan.

” Untuk sopir ambulance sementara kita istirahatkan, karena SIM dan Surat Kendaran masih di kepolisian dan untuk kedepannya nanti kita akan berkordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan edukasi kepada sopir ambulance, mengingat kalau hanya untuk sopir saja mudah, tapi kalau untuk sopir ambulance itu perlu edukasi khusus dalam mengendarai,” pungkasnya.

Reporter: Supriadi
Kabiro Banyuwangi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!