Aceh Timur RepublikNews – Nasib malang melanda seorang balita anak dari bapak Zulkifli yang masih berusia 6 bulan warga Desa Pucok Alue Dua Kec. Simpang Ulim menderita sakit bocor jantung. Balita tersebut kini sedang dirawat di RSUZA Banda Aceh kini sudah 3 malam masa perawatan dan ia harus dirujuk ke Jakarta namun keluarga ini terkendala dengan biaya pendampingan dan lainnya.
Zulkifli bekerja sebagai buruh kasar kadang kala ada dan kadang kala tidak, ia kini sangat berharap agar ada pihak-pihak terkait untuk membantunya, ucap pak Zulkifli melalui media ini, Kamis, 27/02/2020.

Zulkifli ia sebelumnya juga berada di RSUZA karna terkendala biaya ia pulang untuk mencari kerja agar sibalitanya tetap mendapati perawatan.
http://www.republiknews.id/2020/02/28/keluarga-besar-dpc-kwri-media-republiknews-mengadakan-pengobatan-gratis-dan-wawasan-lalu-lintas-polisi-100/
Begitu berita ini sampai kepada orang nomor satu di Aceh Timur, langsung memerintahkan Dinas Sosial untuk mengecek langsung kebenaran guna untuk penanganan tindak lanjut.
Kepala Dinas Sosial Aceh Timur melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Iskandar, S.Kom beserta rombongan pada saat kunjungan tepatnya hari Kamis, 27/02/2020 pukul 15:30 WIB tiba di tempat kediaman Zulkifli, dan didapati beliau tidak sedang berada di rumah, Kemudian Iskandar beserta rombongan menunggu sampai jam 16:30 WIB, Zulkifli pulang dan menceritakan bahwa ia sedang pergi menjual pisang dua tandan dan uang itu akan ia kirim untuk istrinya yang sedang menemani balitanya disana.
Iskandar menyebutkan, “Alhamdulillah kami diutus untuk memfasilitasi biaya pendampingan untuk pengobatan anak bapak dari Bupati, segala kelengkapan administrasi akan difasilitasi oleh kami beserta TKSK dan Kepala Desa beserta Pihak Kecamatan Simpang Ulim”.
Dengan suasana haru Zulkifli mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati yang telah meringankan beban keluarga saya. (iwan)













