INVESTIGASI

Bansos Desa Tanjung Raja “Carut Marut” Sampai Seorang Camat Tidak Tahu Data Penerima BST

Lampura, RepublikNews – Dengan maraknya isu beberapa waktu yang lalu tentang Bantuan Sosial Tunai atau BST yang tidak tepat sasaran di desa Tanjung Raja kecamatan Tanjung Raja kabupaten Lampung Utara hal tersebut menarik perhatian DPRD kabupaten Lampung Utara.

Untuk itu Arnol Alam selaku ketua komisi IV dari Dewan Perwakilan Rakyat mengajak seluruh anggotanya yaitu Guntur dari fraksi Golkar, Ali Darmawan, Ibnu Hajar dari fraksi PAN, Hendra Setiadi dari fraksi PDI, Dewi Murni dari fraksi Nasdem dan Marlena dari fraksi Gerindra untuk melakukan sidak ke desa Tanjung Raja dengan di dampingi oleh komisi IIII, Nety Hastuti dan Hj Husna dari fraksi partai Amanat Nasional (PAN) dan fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang kebetulan berdomisili di desa setempat

Baca Juga :  Lampung Utara: Diduga Data Fiktif "Nama Terdata di Sistem PKH" Namun Tidak Menerima Bantuan

Dimana diketahui sebelumnya bahwa di desa tersebut ada salah seorang kerabat sekretaris dari dinas sosial yang ekonominya cukup mapan mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) sementara masih banyak masyarakat yang termasuk dalam kategori miskin tidak menerima bansos tersebut.

Setelah di lakukan pemeriksaan dan di mintai keterangan oleh anggota DPRD di balai desa Tanjung Raja ternyata Heriyanto selaku camat mengatakan tidak mengetahui data penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) tersebut

Menyikapi hal tersebut komisi 4 DPRD kabupaten Lampung Utara akan membawa permasalahan ini ke rapat intern komisi dan berencana akan memanggil kepala dinas sosial untuk di mintai keterangan. (Arm)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!