Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

Bantuan Berupa MaMin Untuk Anak Stunting Dari Pendam V/Brawijaya

badge-check


					Bantuan Berupa MaMin Untuk Anak Stunting Dari Pendam V/Brawijaya Perbesar

Surabaya,Republiknews– Penerangan Kodam V/Brawijaya menyalurkan bantuan berupa makanan dan minuman untuk anak-anak Stunting di kawasan Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo Surabaya, Rabu, (21/9/2022).

Penyaluran bantuan berupa makanan dan minuman diserahkan langsung oleh Paur Pers Pendam V/Brawijaya, Kapten Inf. Nono Sanyoto dan Lettu Mukti Ali bersama anggota Babinsa Kelurahan Sawunggaling Kecamatan Wonokromo Surabaya.

“Penyaluran bantuan ini sebagai bentuk pendampingan atau kepedulian untuk anak stunting yang ada di sekitaran kantor Pendam V/Brawijaya,” jelas Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Arm, Kusdi Yuli Suhandra.

Lebih lanjut, Kol. Kusdi menjelaskan sejak ditetapkan sebagai bapak asuh anak Stunting di wilayah setempat, pihaknya akan terus berupaya membantu meringankan serta mendukung program pemerintah dalam rangka Percepatan Penurunan Anak Stunting.

Disamping itu, sebagaimana perintah Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman kepada seluruh jajaran Kodam untuk melakukan pendampingan terhadap anak Stunting di wilayahnya masing-masing.

“peran kami (Bapak Asuh bagi anak Stunting) sangat penting, terutama dalam hal memulihkan atau meningkatkan tumbuh kembang anak (Stunting). Sehingga hal itu akan berdampak positif dalam penurunan angka Stunting di Indonesia, khususnya Jawa Timur,” tegasnya.

Sementara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menegaskan bahwa untuk menurunkan angka Stunting secara signifikan dibutuhkan format pendekatan secara komprehensif yakni adanya bapak dan bunda asuh Stunting di masing-masing daerah.

Diharapkan ada keberlanjutan pendampingan dan pengawalan sehingga berbagai kebutuhan gizi bayi balita dan anak stunting dapat dimaksimalkan.

Pemprov Jatim, lanjut Gubernur Khofifah terus membangun sinergi sedetail mungkin bersama seluruh elemen strategis dengan melibatkan peran serta Forkopimda maupun Bupati/Walikota.

Sampai saat ini Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 prevalensi stunting di Jatim sebesar 23.5 persen yang artinya dibawah rata rata nasional yang mencapai 24.4 persen. Pemprov Jatim terus berupaya bekerja keras agar penurunan stunting bisa dilakukan secara lebih masif di 38 kabupaten/kota di Jatim.(Red)

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!