INVESTIGASIPERISTIWA

Bantuan Covid-19 Tidak Merata Ratusan Warga Gruduk Kepala Desa Randualas Madiun

Madiun, RepublikNews – Lagi-lagi terjadi ratusan warga geruduk Kepala Desanya,kali ini terjadi di desa Randualas kabupaten Madiun hal tersebut terjadi akibat pembagian Covid-19 yang menurut masyarakat tidak merata,seperti yang disampaikan salah satu perwakilan warga Randualas Supari,

“kami merasa diperlakukan tidak adil oleh Kepala Desa masak yang dapat bantuan kebanyakan orang yang mampu yang ada hubungan kerabat dengan perangkat desa terus letak adilnya dimana,” terang Supari kepada wartawan RepublikNews.

Sebagai warga yang tidak tahu asal usul bantuan berikut mekanismenya saya merasa dilakukan tidak adil makanya saya datangi dan saya tanya kepada kepala Desa lanjut supari dan harapan kami selaku warga yang tidak pernah dapat bantuan ya tolong ada solusi terbaik supaya tidak terjadi gejolak dan kecemburuan sosial,” pungkas Supari

Baca Juga :  Akibat Curah Hujan "Longsor" Terjadi Pada 2 Titik Jalan Lintas Liwa Krui

Sementara itu ketika di konfirmasi Kepala Desa Randualas Suyadi menjelaskan, sebenarnya kami juga ingin semua warga Randualas mendapat bantuan tetapi apa yang bisa kami lakukan dari Kemensos muncul data ya itu dan kami berikan apa adanya,” kata Kades.

“Saya akui memang ada orang yang tidak layak dapat bantuan tetapi datanya dari Kemensos muncul sehingga mau tidak mau kami harus menyalurkanya, lalu masalah timbul seperti ini warga yang tidak memperoleh protes menurut saya Kemensos kedepanya harus lebih teliti lagi dalam memvalidasi data,” kilah kepala Desa Randualas Suyadi.

Lebih lanjut Suyadi menerangkan sebagai Kepala Desa berjanji akan mencari solosi dan kordinasi dengan pihak -pihak terkait dalam menampung aspirasi masyarakat, hal ini kami lakukan agar kedepanya tidak ada gejolak lagi seperti ini,” pungkas Suyadi kepala Desa Randualas.

Baca Juga :  PEMDES RANDUALAS REALISASIKAN PEMBANGUAN RABAT COR

Ditempat yang sama Camat Kare Tarnu Ashidiq yang berada ditengah-tengah warga menjelaskan, Insya Alloh saya akan membantu mencarikan solusi untuk itu saya harapkan warga tetap menjaga kerukunan, keamanan dan kekompakan, saya yakin semua masalah pasti bisa diseleseikan,” jelas camat Kare

Perlu saya garis bawahi saya akan membantu bukan menjanjikan sesuatu kepada warga yang hadir, seandainya kedepanya dari pemerintah ada bantuan lagi berupa apapun jenengan yang hadir pada saat ini akan mendapat skala prioritas untuk mendapat bantuan tentunya sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan oleh pemerintah,” tegas Camat Kare Tarnu Ashidiq.

Menyikapi hal ini salah satu perwakilan warga yang tidak mau disebut namanya menggerutu sejadi-jadinya ” tiwas Kesel teko balai desa tibake ora oleh kepastian”(terlanjur capek sampai balai desa ternyata tidak mendapat kepastian atau jawaban yang jelas.(Dite)

Baca Juga :  PAMERAN BONSAI, PUSAKA DAN UMKM , DALAM RANGKA PERINGATAN HUT RIĀ  KE-77 DAN HARI JADI KABUPATEN MADIUN KE-454

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!