Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

Berkunjung ke PLTU Tuban, Pangdam V Pastikan Sistem Keamanan Objek Vital Nasional

badge-check


					Berkunjung ke PLTU Tuban, Pangdam V Pastikan Sistem Keamanan Objek Vital Nasional Perbesar

Tuban,Republiknews.id- Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., melaksanakan kunjungan kerja ke PLTU Tanjung Awar-awar di Jalan Tanjung Awar-Awar, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam kunjungannya tersebut, Pangdam V/Brawijaya ingin memastikan system’ keamanan objek vital nasional tersebut berjalan aman dan lancar.

Setibanya di kantor PLTU Tanjung Awar-Awar Kabupaten Tuban, Mayjen TNI Farid Makruf disambut hangat oleh Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power, Rachmanoe Indarto, Senior Manager PLTU Tanjung Awar-awar, Abdi Nafi’ dan jajaran direksi lainnya.

Direktur Operasi Pembangkit Batu Bara PLN Nusantara Power, Rachmanoe Indarto, menjelaskan keberadaan PLTU Tanjung Awar-awar sebagai salah satu pembangkit listrik tenaga uap di Indonesia yang berada di bawah PLN Nusantara Power. Total beban puncak kebutuhan listrik di Jawa, Madura, dan Bali mencapai 27.547 Megawatt.

“Saat ini, PLTU Tanjung Awar-awar mampu memasok 646 Megawatt. Sementara kontribusi terhadap Jawa Timur dan Bali mencapai 11,10 persen dan untuk Kabupaten Tuban mencapai 97,52 persen,” terang Rachmanoe Indarto kepada Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.,

PLTU Tanjung Awar-awar memiliki kapasitas 2 X 350 Megawatt. Unit 1 sudah beroperasi sejak 24 Januari 2014 dan Unit 2 beroperasi sejak 18 Juli 2016. PLTU yang berada dalam areal seluas 86 hektare, menjadi salah satu PLTU hijau yang dioperasikan menggunakan bahan bakar campuran batu bara dengan sawdust atau co-firing.

“Selain menggunakan batubara, kami menggunakan sampah rumah tangga dari seluruh wilayah Tuban. Jadi kami juga menggunakan bahan bakar biomassa sampai 3 persen dari total bahan bakarnya,” jelasnya.

Sementara Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., memastikan TNI siap membantu menjaga dan mengamankan proses produksi energi serta keamanan lingkungan di PLTU Tanjung Awar-Awar.

“Terima kasih kepada para direksi PLTU Tanjung Awar-awar yang telah mempercayakan pengawasan, penjagaan dan pengamanan obyek vital nasional ini kepada TNI. Kami memastikan proses produksi energi ini berjalan aman dan lancar,” tegas Mayjen TNI Farid Makruf.

PLTU Tanjung Awar-Awar telah menjalin kerjasama dengan TNI sejak 2015 lalu. Kerjasama itu dilakukan untuk membantu dalam melaksanakan atau mengamankan objek vital nasional. Termasuk dalam hal pengawasan alur masuk dan pengujian bahan bakar batu bara.

 

(@Red)

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!